“Kami membatasi pengantar empat orang dengan satu kendaraan demi ketertiban dan keamanan. Tetapi seluruh panitia, pendamping, pengantar, hingga pewarta dapat memanfaatkan kantin Polres secara gratis sampai besok,” kata Kapolres.
Langkah antisipatif ini diambil mengingat mayoritas calon jemaah haji kali ini didominasi oleh kelompok usia lanjut dengan rata-rata umur 65 tahun, sehingga aspek keamanan dan kenyamanan menjadi prioritas yang utama.
Perhatian yang lebih mendalam diarahkan kepada para jemaah haji lansia, di mana berdasarkan data panitia, peserta tertua tercatat berumur 91 tahun sedangkan peserta dengan usia termuda menginjak 52 tahun.
Demi memastikan keselamatan fisik mereka, Polres Cianjur menerapkan sistem pengawalan melekat dengan menerjunkan satu anggota polisi untuk mengawal satu jemaah, khususnya bagi jemaah yang memiliki keterbatasan fisik atau harus menggunakan kursi roda.
“Setiap jemaah yang memerlukan perlakuan khusus akan didampingi satu personel anggota Polres. Satu jemaah satu personel. Kami akan melakukan pengawasan melekat hingga keberangkatan,” ujar Kapolres.
Bentuk pendampingan personal tersebut meliputi bantuan untuk memindahkan barang bawaan, mengarahkan menuju ruang istirahat, membantu pergerakan fisik, hingga memastikan jemaah naik ke dalam bus penjemputan dengan selamat.
Begitu seluruh rangkaian upacara pelepasan rampung dilaksanakan, rombongan jemaah akan langsung dikawal ketat oleh personel kepolisian menuju Embarkasi Bekasi.
Prosedur pengawalan ini diterapkan guna memastikan rombongan dapat menempuh perjalanan dengan aman, tertib, dan terhindar dari kendala lalu lintas di sepanjang rute menuju lokasi pemberangkatan ibadah.
Kapolres berharap agar seluruh rombongan haji dari Kabupaten Cianjur senantiasa diberikan kesehatan serta kelancaran dalam beribadah hingga nantinya kembali ke tanah air sebagai haji yang mabrur.
“Insyaallah tampilan terbaik dari Cianjur akan kami sajikan untuk tamu-tamu Allah. Kami ingin memberikan pelayanan terbaik sampai proses keberangkatan selesai,” pungkasnya.