JOURNALNUSANTARA.COM, CIANJUR - Markas Kepolisian Resor Cianjur menampilkan suasana yang tidak biasa dalam menyambut keberangkatan jemaah haji tahun 1447 Hijriah/2026.
Ruang Aula Bhayangkara yang biasanya difungsikan untuk agenda internal kedinasan seperti rapat koordinasi dan upacara resmi, kini dialihkan sebagai tempat istirahat sementara bagi puluhan calon haji yang berasal dari wilayah Kabupaten Cianjur.
Sebanyak 73 calon jemaah haji asal Kabupaten Cianjur dijadwalkan bertolak menuju embarkasi pada Minggu (17/5/2026) sesaat setelah pelaksanaan salat subuh. Prosesi pemberangkatan ini dipusatkan langsung di area Mako Polres Cianjur dengan melibatkan sinergi dari berbagai instansi lintas sektor.
Kapolres Cianjur, AKBP Dr. A. Alexander Yurikho Hadi, S.H., S.I.K., M.Si., M.M., M.H.I., M.I.P, menyampaikan bahwa penyediaan fasilitas ini merupakan representasi dari pelayanan kemanusiaan sekaligus bentuk koordinasi nyata antara aparat kepolisian, pemerintah daerah, dan instansi terkait lainnya.
“Alhamdulillah tahun ini keberangkatan tamu Allah, jemaah haji Kabupaten Cianjur yang berjumlah 73 orang menggunakan fasilitas Mako Polres Cianjur. Ini wujud sinergisitas antara Polres Cianjur, Kementerian Haji dan Umroh, Pemerintah Daerah, dan seluruh unsur yang ada di Kabupaten Cianjur,” ujarnya.
Pucuk pimpinan Polres Cianjur tersebut menambahkan, seremonial pelepasan para jemaah nantinya digelar secara resmi dengan dihadiri oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), termasuk Bupati serta Dandim Cianjur.
Ia menekankan bahwa seluruh pelayanan yang diberikan merupakan perwujudan dari tugas pokok Polri dalam mengayomi, melindungi, dan melayani seluruh lapisan masyarakat tanpa memandang status sosial.
“Ini bagian dari tugas kami melayani masyarakat. Sama seperti kami melayani kegiatan masyarakat lainnya, termasuk olahraga atau kegiatan sosial, maka calon jemaah haji juga harus mendapat pelayanan terbaik,” katanya.
Guna memastikan kenyamanan para calon jemaah, terutama yang sudah memasuki usia senja, pihak Polres Cianjur telah melakukan penyesuaian tata ruang di Aula Bhayangkara sebelum hari pemberangkatan.
Kapolres menerangkan bahwa ruang pertemuan internal kepolisian tersebut diubah sedemikian rupa menjadi tempat penampungan sementara yang dilengkapi dengan fasilitas penunjang medis dan pemenuhan logistik.
“Kami sulap Aula Bhayangkara menjadi tempat penginapan bagi tamu Allah. Silakan dicek sendiri apakah nyaman atau tidak. Kami ingin memuliakan mereka dan menganggap para jemaah seperti orang tua kami sendiri,” ungkapnya.
Selain menyediakan tempat bermalam yang memadai, institusi kepolisian setempat juga menyiagakan posko kesehatan keliling, pasokan makanan, serta pengamanan ketat di sekitar lokasi hingga proses pemberangkatan selesai.
Akses konsumsi gratis pun disediakan oleh Polres Cianjur untuk para panitia, pendamping, keluarga yang mengantar, hingga para jurnalis yang melakukan peliputan di lokasi.
Kendati demikian, aturan pembatasan jumlah pengantar tetap diberlakukan guna mencegah terjadinya penumpukan massa dan mengantisipasi potensi tindak kriminalitas seperti aksi pencopetan yang pernah terjadi pada musim haji sebelumnya.