Selamet merinci bahwa tim penilai dibentuk dengan komposisi yang beragam demi menjaga netralitas dan objektivitas hasil. Unsur tim seleksi tersebut melibatkan representasi dari Pemerintah Daerah, jajaran kementerian terkait di tingkat lokal, hingga perwakilan tokoh agama serta masyarakat yang kompeten di bidangnya.
Satu hal yang ditekankan oleh panitia adalah fleksibilitas asal daerah para pendaftar. Seleksi ini tidak dibatasi hanya untuk penduduk lokal beridentitas Cianjur, melainkan terbuka bagi seluruh warga negara Indonesia yang memiliki kapasitas serta integritas dalam mengelola zakat secara profesional.
Melalui skema seleksi yang ketat ini, Pemerintah Kabupaten Cianjur menaruh harapan besar untuk mendapatkan pemimpin yang jujur dan inovatif.
"Harapannya, kepengurusan periode baru nanti mampu membawa perubahan positif serta meningkatkan kepercayaan publik dalam penyaluran dana sosial guna menyejahterakan warga kurang mampu di Cianjur," imbuhnya.