JOURNALNUSANTARA.COM, CIANJUR - Proses penjaringan figur yang akan mengisi kursi pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Cianjur untuk masa jabatan 2026 hingga 2030 terpantau masih sepi peminat.
Sejak keran pendaftaran dibuka secara resmi pada awal pekan lalu, antusiasme masyarakat untuk mengirimkan berkas lamaran dinilai belum menunjukkan lonjakan yang signifikan.
Berdasarkan data hingga akhir pekan kemarin, sekretariat tim seleksi yang berlokasi di Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Cianjur mencatat baru ada sepuluh orang yang menyetorkan dokumen fisik.
Dari deretan nama yang masuk tersebut, tiga di antaranya diketahui merupakan wajah lama atau petahana yang berniat kembali menduduki jabatan struktural di lembaga amil zakat tersebut.
Sekretaris Tim Seleksi, Selamet Riyadi, menjelaskan bahwa masa pendaftaran masih menyisakan waktu yang cukup panjang bagi para peminat.
Menurut jadwal yang sudah disusun, tahapan penerimaan berkas ini dialokasikan selama 15 hari kalender dan baru akan berakhir pada 27 April 2026 mendatang.
Selamet menuturkan lewat sambungan telepon pada Jumat sore bahwa pihaknya masih memberikan peluang yang sangat terbuka bagi publik yang ingin berkontribusi.
Ia juga mengungkapkan bahwa selain berkas fisik yang masuk ke kantor, tercatat sudah ada sekitar sepuluh calon pelamar yang memulai proses pendaftaran melalui kanal daring.
Meskipun terdapat sejumlah pimpinan lama yang ikut bertarung kembali, panitia menegaskan bahwa seluruh kandidat akan diperlakukan setara.
"Kompetisi ini dipastikan berjalan transparan tanpa memberikan keistimewaan bagi pihak tertentu agar hasil seleksi benar-benar berdasarkan kualitas individu masing-masing," ujarnya.
Nantinya, setelah masa pengumpulan administrasi rampung, peserta yang dinyatakan memenuhi syarat wajib menempuh berbagai ujian lanjutan.
Tahapan tersebut mencakup tes wawasan dasar hingga kemampuan menyusun karya tulis ilmiah yang berkaitan dengan strategi pengelolaan dana umat, baik zakat, infak, maupun sedekah.
Sebagai babak final, tim seleksi akan mengadakan sesi wawancara mendalam untuk membedah visi dan misi setiap kandidat.
Dari seluruh rangkaian uji kompetensi tersebut, panitia hanya akan menjaring sepuluh nama terbaik yang nantinya diproyeksikan mengisi formasi pimpinan BAZNAS di tingkat kabupaten.
Artikel Terkait
Perkuat Literasi Hukum, Pengurus BLCI Kabupaten Cianjur Resmi Dilantik
Mutiara Pagi: Fenomena Zaman (Bagian 2184)
Kepada Wanita
Relawan Jokowi Kritik Pernyataan Jusuf Kalla: Kedaulatan Rakyat dan Kehendak Tuhan Jangan Diklaim Pribadi
BLC Indonesia Tegaskan Bukan Organisasi Profit Tapi Wadah Solidaritas Advokat
LBH Cianjur Desak Polisi Usut Tuntas Tabrak Lari yang Menewaskan Anggotanya
Mutiara Pagi: Kepulangan (Bagian 2185)
Menanti Nyali Pemkab Cianjur Menindaklanjuti Rekomendasi LKPJ
Menakar Konsistensi DPRD Cianjur dalam Mengembalikan Marwah Pengawasan
Polisi Bongkar Modus Peredaran Sabu Setengah Kilogram di Cianjur