LPTQ Cianjur Gembleng Integritas Dewan Hakim MTQH Ke 48

photo author
M Wawan, Journal Nusantara
- Sabtu, 25 Juli 2026 | 20:36 WIB
Pembekalan kepada puluhan dewan hakim dalam acara Orientasi Dewan Hakim MTQH ke-48 Kabupaten Cianjur di SMAN 1 Pagelaran. (FOTO: Ist)
Pembekalan kepada puluhan dewan hakim dalam acara Orientasi Dewan Hakim MTQH ke-48 Kabupaten Cianjur di SMAN 1 Pagelaran. (FOTO: Ist)

JOURNALNUSANTARA.COM, CIANJUR - Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur'an Kabupaten Cianjur menggelar pembekalan intensif bagi jajaran dewan hakim menjelang perhelatan Musabaqah Tilawatil Qur'an dan Hadis ke-48 tingkat kabupaten.

Agenda pembinaan tersebut dipusatkan di SMAN 1 Pagelaran pada Sabtu (25/7/2026). Langkah ini diambil guna menjamin seluruh proses penjurian berjalan penuh transparansi, objektif, serta mematuhi aturan baku yang berlaku.

Pelaksanaan orientasi digulirkan atas arahan Ketua LPTQ Kabupaten Cianjur H. Ruhli Solehudin dan dibuka secara resmi oleh Sekretaris LPTQ Kabupaten Cianjur H. Shalahudin Al-Ayubi.

Pertemuan teknis ini turut dihadiri Ketua Panitia Pelaksana MTQH ke-48 U. Awaludin, Pengarah Panitia H. M. Toha, serta jajaran penilai dari berbagai rumpun lomba.

Dalam arahannya, H. Shalahudin Al-Ayubi menekankan bahwa dewan hakim memegang posisi krusial dalam menentukan mutu kompetensi ini. Seluruh penilai diminta menyamakan pemahaman kaidah lomba sekaligus memegang teguh independensi.

"Seorang dewan hakim bukan hanya bertugas memberikan nilai, tetapi juga menjaga marwah MTQH sebagai ajang syiar Islam, pembinaan generasi Qurani, sekaligus wahana melahirkan qari, qariah, hafiz, hafizah, mufassir, dan peserta terbaik yang nantinya akan mewakili Kabupaten Cianjur pada tingkat Provinsi Jawa Barat," ujarnya.

Ia menambahkan bahwa keputusasaan yang objektif bakal menjaring utusan daerah yang benar-benar kompeten.

Dari sisi penyelenggaraan, U. Awaludin menjelaskan bahwa pembekalan hakim menjadi bagian tak terpisahkan dari pemantapan fasilitas arena maupun akomodasi peserta di Kecamatan Pagelaran.

"Kepercayaan masyarakat terhadap hasil MTQH sangat ditentukan oleh integritas para dewan hakim. Karena itu, orientasi ini menjadi momentum untuk menyamakan persepsi sehingga seluruh proses penilaian berjalan sesuai pedoman yang berlaku," katanya.

Menutupi rangkaian persiapan, H. M. Toha mengajak seluruh panitia membangun sinergi kuat demi kelancaran syiar keagamaan tersebut. Lewat pemahaman tata cara persidangan dan kode etik yang matang, LPTQ Cianjur optimistis ajang tahun ini mampu mencetak perwakilan terbaik menuju tingkat Jawa Barat hingga nasional.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: M Wawan

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X