JOURNALNUSANTARA.COM, CIANJUR - Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur'an Kabupaten Cianjur menggelar pembekalan intensif bagi jajaran dewan hakim menjelang perhelatan Musabaqah Tilawatil Qur'an dan Hadis ke-48 tingkat kabupaten.
Agenda pembinaan tersebut dipusatkan di SMAN 1 Pagelaran pada Sabtu (25/7/2026). Langkah ini diambil guna menjamin seluruh proses penjurian berjalan penuh transparansi, objektif, serta mematuhi aturan baku yang berlaku.
Pelaksanaan orientasi digulirkan atas arahan Ketua LPTQ Kabupaten Cianjur H. Ruhli Solehudin dan dibuka secara resmi oleh Sekretaris LPTQ Kabupaten Cianjur H. Shalahudin Al-Ayubi.
Pertemuan teknis ini turut dihadiri Ketua Panitia Pelaksana MTQH ke-48 U. Awaludin, Pengarah Panitia H. M. Toha, serta jajaran penilai dari berbagai rumpun lomba.
Dalam arahannya, H. Shalahudin Al-Ayubi menekankan bahwa dewan hakim memegang posisi krusial dalam menentukan mutu kompetensi ini. Seluruh penilai diminta menyamakan pemahaman kaidah lomba sekaligus memegang teguh independensi.
"Seorang dewan hakim bukan hanya bertugas memberikan nilai, tetapi juga menjaga marwah MTQH sebagai ajang syiar Islam, pembinaan generasi Qurani, sekaligus wahana melahirkan qari, qariah, hafiz, hafizah, mufassir, dan peserta terbaik yang nantinya akan mewakili Kabupaten Cianjur pada tingkat Provinsi Jawa Barat," ujarnya.
Ia menambahkan bahwa keputusasaan yang objektif bakal menjaring utusan daerah yang benar-benar kompeten.
Dari sisi penyelenggaraan, U. Awaludin menjelaskan bahwa pembekalan hakim menjadi bagian tak terpisahkan dari pemantapan fasilitas arena maupun akomodasi peserta di Kecamatan Pagelaran.
"Kepercayaan masyarakat terhadap hasil MTQH sangat ditentukan oleh integritas para dewan hakim. Karena itu, orientasi ini menjadi momentum untuk menyamakan persepsi sehingga seluruh proses penilaian berjalan sesuai pedoman yang berlaku," katanya.
Menutupi rangkaian persiapan, H. M. Toha mengajak seluruh panitia membangun sinergi kuat demi kelancaran syiar keagamaan tersebut. Lewat pemahaman tata cara persidangan dan kode etik yang matang, LPTQ Cianjur optimistis ajang tahun ini mampu mencetak perwakilan terbaik menuju tingkat Jawa Barat hingga nasional.
Artikel Terkait
Rekam Jejak Jadi Bukti, Don Muzakir Cocok Jadi Wamentan
Mutiara Pagi: Guru yang Adil (Bagian 2281)
Cahaya Al-Muhajirin Pepabri Gunteng: Menabur Benih Kebaikan di Setiap Langkah (Bagian 47)
Silaturahmi MD KAHMI se-Jawa Barat: Merajut Ukhuwah, Membangun Sinergi
Jarang Disorot, 7 Penyanyi asal Sumedang Ini Berhasil Mengharumkan Nama Daerahnya
Olah Air Minum Alami, Bupati Cianjur Dorong Kemandirian Sumber Daya Daerah
Dandi Kusnadi Duta Anti Narkoba Jawa Barat Gaungkan Edukasi P4GN Bersama Relawan Mahasiswa Cianjur
HUT Cianjur, Ratusan Anak Yatim Terima Santunan Sosial BUMD
Kecamatan Pagelaran Siap Gelar MTQH XLVIII Kabupaten Cianjur 2026
Gus Gudfan Didesak Maju Caketum PBNU oleh Lintas Elemen