daerah

Bupati Cianjur Ajak Masyarakat 'Ubah Takdir' Anak Yatim melalui Program Anak Asuh

Senin, 16 Maret 2026 | 22:42 WIB
Bupati Cianjur gaungkan program anak asuh. (FOTO: Ist)

JOURNALNUSANTARA.COM, CIANJUR — Bupati Cianjur, Mohammad Wahyu Ferdian, menceritakan pengalamannya saat turun ke lapangan dan menemukan banyak anak yang harus kehilangan orang tua di tengah keterbatasan ekonomi.

Berangkat dari nilai-nilai kemanusiaan yang ditanamkan keluarganya, Wahyu memutuskan untuk mengangkat anak-anak tersebut sebagai anak asuhnya.

"Iya, jadi setiap berkeliling ke masyarakat, saya menemukan anak-anak yang ditinggalkan orang tuanya dalam keadaan sulit dan terbatas. Berdasarkan ajaran orang tua bahwa kita harus saling berbagi, dengan mengangkat mereka menjadi anak-anak saya," ujar Wahyu saat berbagi kebahagiaan bersama anak-anak asuhnya di Cianjur.

Momen tersebut terasa emosional bagi Wahyu. Ia teringat masa kecilnya saat menanti kesempatan membeli baju lebaran atau yang akrab disebut "baju dulag".

Kini, ia ingin memastikan kebahagiaan serupa juga dirasakan oleh anak-anak yang kurang beruntung tersebut.

Dalam kesempatan itu, sekitar 60 anak hadir untuk merasakan kebersamaan. Wahyu menekankan bahwa langkah ini tidak bisa ia lakukan sendirian.

Dia mengapresiasi jajaran di tingkat kecamatan dan desa yang turut bergerak mengangkat anak yatim menjadi anak asuh agar masa depan mereka lebih terjamin.

"Jangan sampai mereka terjebak dalam kemiskinan yang seolah-olah sudah ditakdirkan sejak kecil. Kita bisa merubah takdir itu. Saya juga berterima kasih kepada kepala-kepala sekolah di Kabupaten Cianjur yang telah memberikan beasiswa bagi anak-anak kita," tambahnya.

Lebih lanjut, Wahyu mengajak masyarakat yang memiliki kemampuan ekonomi lebih untuk lebih peduli terhadap lingkungan sekitar.

Dirinya mengingatkan agar warga melihat kanan dan kiri, terutama terhadap anak-anak yatim yang hanya diasuh oleh kakek atau nenek yang sudah lanjut usia.

"Bayangkan apabila mereka ditinggalkan oleh kakek dan neneknya, kepada siapa lagi mereka bergantung? Di situlah kita harus hadir," tegasnya.

Menutup pesannya, Wahyu memberikan semangat kepada anak-anak asuhnya agar tidak patah arang meski harus menghadapi ujian hidup sejak dini. Ia berpesan agar mereka terus belajar dan berdoa untuk meraih kesuksesan.

"Terus semangat, terus belajar, terus berusaha. Mudah-mudahan kalian menjadi orang sukses," pungkasnya.

Tags

Terkini