Journalnusantara.com, Cianjur – Madrasah Aliyah (MA) YAPISNA menggelar Penilaian Kinerja Kepala Madrasah (PKKM) yang dipimpin oleh Pengawas Bina, H. Mahmudin, dan dihari langsung dewan guru, tiga siswi kelas 12, serta dua perwakilan orang tua murid.
PKKM merupakan evaluasi rutin yang bertujuan untuk memastikan kepala madrasah berkembang dalam aspek kepemimpinan, manajerial, supervisi, kewirausahaan, serta pengembangan madrasah.
Salah satu perwakilan orang tua murid mengungkapkan bahwa alasan memilih MA YAPISNA adalah karena lokasinya yang dekat dengan rumah, sehingga lebih mudah dalam mengawasi aktivitas anak, terutama di tengah pergaulan remaja yang semakin berisiko.
Dalam sesi diskusi, salah satu dewan guru, Nuri mengusulkan agar madrasah mengadakan program pelatihan dan pengembangan bagi dewan guru, seperti workshop dan seminar.
Siswa kelaa 12 Siti Rohmah, mengungkapkan rasa syukurnya bisa bersekolah di MA YAPISNA. Ia mengapresiasi para guru yang ramah dan mendukung perkembangan siswa.
"Saya berharap madrasah ini semakin maju dan mampu mencetak siswa-siswi berprestasi," ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Sekolah YAPISNA Tineu Nurarbie, memaparkan program pengembangan madrasah untuk tahun mendatang.
"Fokus utama program meliputi peningkatan kewirausahaan, penguatan keterampilan siswa dalam Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), serta pengembangan desain," ucapnya.
Pengawas Bina H. Mahmudin menegaskan bahwa PKKM bukan hanya sekadar evaluasi kinerja, tetapi juga menjadi dasar untuk menyusun program pengembangan madrasah ke depan.
"Kedepanya madrasah menjadi lebih baik lagi, dari segi administrasi dan lainya," tambahnya.
Kegiatan PKKM berlangsung dengan lancar dan sukses. Pengawas Bina mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang berpartisipasi dan berharap program yang telah dirancang dapat terlaksana dengan baik sesuai harapan.
Kontributor: Euis Siti Solihah