Mengenang Revolusi Prancis
Guillotine, alat eksekusi paling tragis
Dalam sejarah revolusi Prancis
Untuk memenggal kepala mereka
Yang dianggap musuh negara
Sejarah tidak pernah tidur
Tidak pernah berjalan mundur
Selalu ada Sydney Carton
Yang dapat kita tonton
Guillotine telah mengajarkan
Bahwa sejarah selalu berulang
Dalam wajah yang berbeda
Dari tangan-tangan yang berkuasa
Ada pelajaran yang berharga
Bagi pejuang penegakan hukum
Tirani bukan datang dari satu mahkota
Tetapi dari tangan-tangan pembuat hukum
Siklus balas dendam
Ternyata tak pernah padam
Kekuasaan sejatinya menegakkan keadilan
Berubah fungsi untuk menjatuhkan lawan
Guillotine bukan hanya eksekusi fisik
Tetapi lambang kekuasaan yang amat licik
Digunakan oleh mereka yang berhati picik
Untuk menghancurkan tatanan politik
Malang, 7 Februari 2025
Salam sehat,
M. Sinal
Artikel Terkait
Perkuat Kepemimpinan Siswa, SMA Al-Istiqomah Karangtengah Gelar LDKS
Treatment Tanam Sayuran, Agro Kader Siap Supply ke Berbagai Konsumen
Mutiara Pagi: Impian (Bagian 1764)
PR Berat Bulog Serap Gabah Setara 3 Juta Ton Beras
Isra’ Mi’raj dan Realita Umat - 07
Sinergi DEMA STAI Al-Azhary dengan PMI Kabupaten Cianjur: Wujudkan Mahasiswa Peduli Kemanusiaan
Ansor Karangtengah Cianjur Menyambut Baik Tema Harlah NU: Bekerja Bersama Umat untuk Indonesia Maslahat
Pelanggaran HAM di Indonesia Difasilitasi Negara Atas Nama Pembangunan (PSN)
Ada Drama Juga Permainan di Balik Kebijakan Gas LPG 3 Kilogram, Siapa Dirugikan? (1)
Ada Drama Juga Permainan di Balik Kebijakan Gas LPG 3 Kilogram, Siapa Dirugikan? (2)