daerah

Lucu...Bupati Halmahera Utara Kejar Rakyatnya dengan Parang, Warganet: Makanya Cari Bupati yang Taat Hukum !

Sabtu, 1 Juni 2024 | 19:09 WIB
Kronologi Bupati Halmahera Utara, Frans Manery diduga mengejar massa aksi GMKI dengan parang. (Kolase Instagram @fransmanery/Twitter @mazzini_gsp)

JournalNusantara.com - Seyogianya seorang kepala daerah setingkat Bupati mampu memberikan contoh ataupun keteladanan bagi rakyat yang dipimpinnya, terlebih kepada mahasiswa calon-calon generasi penerus kepemimpinan bangsa. Seorang pemimpin hendaknya bertebal daun telinga agar tidak mudah marah dan tersulut emosi ketika rakyat mengkritiknya. 

Namun tidaklah demikian dengan apa yang dilakukan oleh Bupati Halmahera Utara yang mengejar mahasiswa yang mengkritiknya dengan sebilah parang. Sontak saja para mahasiswa dan warga yang berdemo auto bubar jalan. 

Hal ini seperti yang diunggah oleh akun @RadioElshinta dengan narasi :BUPATI HALMAHERA UTARA MENGEJAR MAHASISWA DENGAN PARANG." Tersebar di media sosial, video pendek berdurasi sekitar satu menit memperlihatkan Bupati Halmahera Utara, Frans Manery marah dan mengejar mahasiswa dengan parang pada Jumat (31/05/2024).

Terlihat dari isi video, para mahasiswa tampak melakukan aksi unjuk rasa, karena terdapat peralatan demonstrasi berupa sound system yang dimuat ke dalam truk. Para mahasiwa juga membawa bendera organisasi serta bendera merah putih, di sisi mobil sound system tersebut.

Baca Juga: Bahaya Sepeda Listrik Tiga Anak Bersimbah Darah Di Jalanan, Warganet: Orangtua Tolol Belikan Begituan !

Tak lama kemudian, seorang pria dewasa berkemeja dan celana putih yang diduga Bupati Halmahera Utara Frans Manery memegang parang di sebelah tangan kanannya dan berlari mengejar rombongan mahasiswa.

Komentar pedas warganetpun segera menyerbu akun pengunggah seperti komentar akun @sufisijawara: "Ini kalau menurut hukum negeri Wakanda, dilawan balik terus Bupati Halmahera Utaranya terluka pasti penyerangnya yg ditetapkan bersalah." tulisnya. Lantas komentar akun yang bernada membela sanga bupati, yakni akun @bambang314: "Franz/bupati merasa kesal lantaran massa berupaya menghalang-halangi acara HUT ke-21 Halmahera Utara dan menggeruduk rumahnya. "Kalau dengan tangan kosong tidak mungkin mereka bisa kabur. Ya saya kejar, mau tidak mau saya harus kejar dengan parang." tulisnya lagi.

Baca Juga: Bonek Surabaya Lempari Suporter Persib di Stasiun Pasar Turi, Warganet: Bonek Labil Tak Paham Sejarah

Berikutnya cuitan akun @netytarigan: "Wah kalau benar kejadian, harus diproses hukum Karena bupati Halmahera mengancam mahasiswa dengan senjata tajam yang berpotensi Melukai atau hilangnya nyawa orang lain ini berbahaya @jokowi @DivHumas_Polri @kemendagri @OmbudsmanRI137 @KomnasHAM @YLBHI." tegasnya. Dilanjut dengan komentar akun hermanto susanto dengan akun @hermant97658231: "Makanya mencari bupati yang taat hukum jangan bekas preman jadi Bupati, masyarakat jadi ga bisa menyampaikan aspirasi, bgm lingkungan kabupaten bisa berkembang jika Bupati, gubernur juga bekas preman, pikir baik baik." pungkasnya. ***

Sumber: Twitter

Tags

Terkini