daerah

Tuntut Pernyataan Resmi Dasar Penghentian Kasus OTT ASN, Novie Bule dan Yana AMPUH Datangi Bawaslu

Minggu, 17 Maret 2024 | 15:17 WIB
Novie Bule, Yana AMPUH di kantor Bawaslu Kabupaten Cianjur (Abdul Qodir Majid)

JournalNusantara.com - Ketua Relawan Kawal Suara Rakyat Aliansi Masyarakat Untuk Penegakan Hukum (AMPUH) bersama aktifis perempuan Novie Bule datangani Bawaslu Kabupaten Cianjur, Jum'at (15/3/2024) untuk meminta pernyataan resmi terkait dasar pertimbangan lolosnya OS ASN Kecamatan Karangtengah yang terkena OTT Bareskrim Polri dari jerat pidana pemilu.

Baca Juga: Potensi Indonesia Menjadi Kiblat Gerakan Spiritualitas Peradaban Dunia

Selain itu mereka juga ikut mempertanyakan kasus mengenai video ucapan terima kasih dari Dirut PDAM yang menyeret nama calon legislatif DPRD Dapil 3 AR yang sejauh ini belum ada titik terang.

"Kedatangan saya dan Kang Yana AMPUH ke Bawaslu untuk mempertanyakan terkait dasar hukum dan pertimbangan Bawaslu meloloskan kasus OTT ASN berinisal OS. Terus terang publik kecewa dan kaget dengan keputusan Bawaslu ini". Ujar Novie kepada JournalNusantara.com, Jum'at (15/3/2024).

Baca Juga: Aspirasi Emak-emak Akan Kembali Menyerukan Hari Libur Nasional Untuk Resolusi PBB Tentang Anti Islamophobia Pada 15 Maret 2022 Bagi Indonesia

"Cuma sayang unsur ketua sedang tidak ada dan akan dijadwalkan kembali hari senin (18/3/2024) mendatang. Tambah Novie

 Sementara itu Ketua RKSR AMPUH Yana Nurzaman mengaklu kecewa atas keputusan Bawaslu Kabupaten Cianjur dan akan mengadukan masalah ini ke DKPP.

"Terus terang saya kecewa atas keputusan Bawaslu terkait kasus OTT ASN berinisial OS tersebut". Kata Yana.

Baca Juga: Fitokimia Yang Terkandung Dalam Jus Mengkudu Dipercaya Baik Untuk Tubuh

"ini diluar prediksi dan merupakan kejadian luar biasa mengingat baru pertama dalam sejarah Operasi Tangkap Tangan (OTT), pelakunya bebas jeratan hukum" Tegasnya.

"Senin kita akan datang lagi bersama Teh Novi dan semoga Bawaslu bisa menyampaikan pernyataan resmi terkait dasar hukum tidak memenuhi unsur kasus OTT tidak lanjut serta ketegasan video ucapn terima kasih Dirut PDAM yang diduga kuat ikut dalam politik praktis mensukseskan salahsatu calon". Pungkasnya.

Tags

Terkini