daerah

Asep Rudiyana Imbau Caleg Fokus Kawal C1 Plano, Jangan Terpengaruh Hasil Suara Sirekap

Sabtu, 17 Februari 2024 | 18:20 WIB
Asep Rudiyana (Baju Biru) Caleg DPRD Cianjur Fapil 4 dari Partai Amanat Nasional saat menjadi narasumber diskusi publik memahami fungsi parlemen dan langkah kerja caleg di parlemen di Cafe Kopi Ben Cianjur (12/12/2023) (Abdul Qodir Majid)

JournalNusantara.com - Penghitungan suara (Real count) yang dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU) masih terus berlangsung. Data diambil dari tempat Pemungutan Suara (TPS) yang di input melalui aplikasi Sirekap.

Baca Juga: Kang Asrud, Insan Pers Adalah Bagian dari Pelaku Pengawasan Pembangunan

Namun, banyak laporan bahwa proses pemasukan data (entry data) di aplikasi Sirekap yang dikembangkan KPU bermasalah. Secara teknis, Sirekap menggunakan teknologi AI untuk membaca pola tulisan tangan dari formulir Model C1-Plano. Sistem Sirekap akan mengubah pola tulisan di kertas fisik menjadi data numerik digital. Namun, proses pemindaian (scan) data dari formulir Model C1-Plano banyak yang tak sesuai kenyataan lapangan.

Baca Juga: Kandungan dan Manfaat Jahe yang Wajib Diketahui

"Aplikasi Sirekap bertujuan untuk mempermudah Caleg memeriksa hasil suara". Ujar Politisi Partai Amanat Nasional (PAN), Asep Rudiyana kepada JournalNusantara.com, Sabtu (17/2/2024).

"Hasil hitungan yang terkumpul dalam Sirekap harus disesuaikan dengan hasil C1 plano yang bisa didapat oleh Caleg atau para saksi di tiap TPS atau sidang Pleno PPK". Tambah Pria yang akrab Kang Asrud tersebut. 

Baca Juga: Dirty Vote Adalah Jawaban Atas Dugaan Arus Balik?

"Beredarnya berita tentang terjadi eror system Sirekap memungkinkan para Caleg harus fokus mengawal dan menunggu hasil perolehan suara dari Realcount C1 plano, jangan mengandalkan informasi Sirekap karena dikhawatirkan akan berdampak secara psikologis artinya perasaan akan memperoleh kemenangan padahal tidak". Tegas Kang Asrud.

"Kita sama-sama berikhtiar dan berdo'a semoga apapun hasilnya, itu hasil yang terbaik. Karena Caleg hanya penerima mandat rakyat, kita tidak bisa memaksa kehendak rakyat". Pungkas Kang Asrud yang merupakan Caleg Dapil 4 DPRD Cianjur.***

Tags

Terkini