JournalNusantara.com - Hari Logika Sedunia pertama kali diadakan pada tanggal 26 November 2019 oleh Organisasi Pendidikan, Ilmu Pengetahuan, dan Kebudayaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNESCO).
Hari Logika Sedunia diperingati dalam rangka membawa sejarah intelektual dan segala sesuatu dari ilmu pengetahuan yang bisa diterima dengan logika dan diterapkannya dalam kehidupan sehari-hari.
Baca Juga: Catatan Pertemuan Forum Negarawan Putaran Ke - 11 Dari Kompleks Kopassus Cijantung Jakarta
"Informasinya Hari Logika Sedunia konon dikonsep oleh Logica Universalis Association (LUA) dan dirayakan pertama kali pada 14 Januari 2019". Ujar Ketua DPC Partai Gelora Kabupaten Cianjur, Deni Koswara kepada JournalNusantara.com, Minggu (14/1/2024).
Baca Juga: 10 Manfaat Konsumsi Edamame, Cek Disini
"Perayaan tahunan Hari Logika Sedunia diadakan untuk membina kerja sama internasional, mendorong pengembangan logika, baik dalam penelitian maupun pengajaran, mendukung kegiatan asosiasi, universitas dan lembaga lain yang terlibat dengan logika". Tambah Deni.
"Hari Logika Sedunia juga dapat berkontribusi pada peningkatan budaya perdamaian, dialog dan saling pengertian berdasarkan kemajuan pendidikan dan ilmu pengetahuan." Tegasnya.
Baca Juga: Semangat Toleransi Beragama
"Kekuatan logika manusia apalagi seorang pemimpin bisa membawa pengaruh positif bagi daerah yang dipimpin. Logika membuat seseorang dapat selalu berfikir positif dan bertindak produktif." Imbuhnya.
"Dengan peringatan hari Logika Sedunia saya sangat berharap semakin tumbuhnya rasa cinta masyarakat Indonesia terhadap ilmu pengetahuan. Kebiasaan membaca artikel, berita, cerita hikmah melalui medsos, berita online, buku akan menciptakan karakter positif". Pungkas Deni yang merupakan Caleg DPRD Kabupaten Cianjur Dapil 4 nomor urut 1 dari Partai Gelora.***