JournalNusantara.com - Sejumlah massa dari Aliansi Masyarakat Cianjur Menggugat (AMCM) mendatangi pendopo untuk mempertanyakan pencairan dana stimulan gempa. Aksi diwarnai saling dorong antara demonstran dengan satpol PP hingga menyebabkan pintu gerbang utara Jebol. Rabu, (31/5).
Dalam aksi tersebut, salah satu peserta unjuk rasa mengalami dugaan tindak kekerasan pemukulan dari oknum Satpol PP akibat peserta aksi memaksa masuk ke gedung pendopo sesaat setelah jebolnya pintu gerbang.
Baca Juga: Mahmud MD Merespon Kekhawatiran Kubu Anies Terkait Isu Penjegalan Dalam Pilpres 2024
Sebelum insiden, dugaan tindak kekerasan pemukulan dari oknum Satpol PP itu, sempat terjadi aksi dorong dorongan pintu di bagian utara Pendopo Cianjur. Setelah pintu gerbang tersebut jebol, pendemonstrasi berlarian berusaha merengsek memasuki Pendopo.
Sejumlah petugas Satpol PP yang tengah bejaga pun berusaha menahan para peserta aksi unjuk rasa untuk masuk, akan tetapi bentrokan tersebut berujung kepada dugaan pemukulan okum Satpol PP kepada seorang pengunjuk rasa.
Baca Juga: Panglima TNI Ikuti Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila di Monas
Ketua Aliansi Masyarakat Cianjur Menggugat (AMCM), Galih Widyaswara membenarkan insiden tersebut mewarnai aksi demo yang dipimpin oleh AMCM.
"Berawal ketika para perserta aksi mau masuk ke arah Pendopo dan dihadang petugas keamanan, tiba-tiba seorang oknum Satpol PP memukul pengunjuk rasa," kata Galih.
Atas hal itu pihaknya akan segara melaporkan insiden tersebut ke kepolisian.
"Kami bakal segera melaporan tindak kekerasan okum Satpol PP yang telah memukul seorang perserta aksi unjuk rasa sebagai efek jera," ujarnya.
Baca Juga: Ustadz Adi Hidayat (UAH) di Ganjar Gelar Doctor Honoris Causa Oleh Universitas Muhammadiyah Jakarta
Sementara itu, Kepala Satpol PP Cianjur Tedi Artiawan membantah anggotanya melakukan aksi pemukulan terhadap peserta aksi unjuk rasa.
"Tidak memukul, anggota kami hanya menahan para pendemo agar tidak masuk ke Pendopo," kata Tedi.
Banyaknya korban gempa yang kemarin melanda Kabupaten Cianjur menyebabkan proses pemulihan membutuhkan waktu yang lama termasuk distribusi berbagai dana bantuan untuk para korban tersebut. Aksi pengawalan terkait pemulihan pasca gempa terus dilakukan termasuk melalui aksi demontrasi yang sudah beberapa kali dilakukan oleh AMCM.***
Artikel Selanjutnya
Dengan Bingkai Fhoto Twibbon, Peringati Harla Pancasila Jadi Makin Keren.... Cek Disini Linknya
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.
Artikel Terkait
Dengan Bingkai Fhoto Twibbon, Peringati Harla Pancasila Jadi Makin Keren.... Cek Disini Linknya
Kang Firman Hidayat You Touber Cianjur, Belajar Kehidupan dari Media Sosial
Fitnah Kehidupan - Bagian 2
Promedia Teknologi Bersama Kemenkop UKM Bangun Megaportal Bantu UMKM Naik Kelas
Gelar RTK, PK PMII STISNU Cianjur Bicara Pentingnya Regenerasi Kader
Transformasi Trio Sinaran, Peraih Gelar Puteri Indonesia 2023
Dalam Rapimnas Gerakan Pemuda Ka'bah, Sandiaga Uno Beri SInyal Ingin Jadi Cawapres Ganjar Pranowo
Ustadz Adi Hidayat (UAH) di Ganjar Gelar Doctor Honoris Causa Oleh Universitas Muhammadiyah Jakarta
Panglima TNI Ikuti Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila di Monas
Mahmud MD Merespon Kekhawatiran Kubu Anies Terkait Isu Penjegalan Dalam Pilpres 2024