Journalnusantara.com, Cianjur - Badan Pengurus Distrik (BPD) Ikatan Mahasiswa (IMA) Angkatan Muda Siliwangi (AMS) kembali hadir dan meramaikan aktifitas kegiatan pemuda dan mahasiswa dikabupaten Cianjur, Rabu (15/03/2023).
Diawali dengan kegiatan terbuka BPD IMA - AMS melaksanakan Focus Grup Discussion yang bertemakan "Pemuda dan Pembangunan Daerah", dengan narasumber tokoh Cianjur sekaligus pembina BPD IMA - AMS yaitu kang Mohammad Toha dan kang Beny Rustandi.
Sekretaris BPD IMA AMS, Abdul Rohman mengatakan bahwa FGD tersebut dihadiri oleh para ketua OKP diantaranya Ketua PC PMII Cianjur, Ketua PC HMI Cianjur, Ketua DPC GMNI Cianjur, Ketua PD IMM Cianjur, Ketua SAPMA Cianjur, Ketua PC IPNU Cianjur, Ketua PC IPPNU Cianjur, Ketua BEM STISNU Cianjur, Ketua Sahabat Budaya Cianjur dan perwakilan lembaga kepemudaan baik Karang Taruna maupun ormas yang lainnya.
Baca Juga: Sekulerisme: Ideologi Jaringan Koruptor
"Para narasumber menyoroti terkait potensi Kabupaten Cianjur yang harus manjadi kota tujuan bukan lagi menjadi kota lintasan," katanya kepada wartawan.
Ketua BPD IMA-AMS Cianjur, Guntur menyampaikan, pembangunan insfratruktur harus ditunjang oleh pengembangan SDM baik secara kualitas maupun kuantitas.
"Harapan dari diskusi ini semoga kegiatan pemuda seperti ini harus mampu di support oleh pemerintah daerah agar pemuda lebih leluasa untuk membantu pembanguan daerahnya," tuturnya.
Ia menjelaskan bahwa hal tersebut sangat diharapkan untuk mampu memberikan kelayakan hidup dan kesejahteraan bagi para pemuda yang ingin pulang dan membangun daerahnya.
"Ini menjadi langkah awal yang harus di rawat, bahwa silaturahim dalam ruang ruang intelektual harus tetap hadir untuk mampu mengawal pembangunan di daerah," bebernya.
Sementara itu, menurut pembina BPD IMA - AMS kang Toha, seiring berjalannya pembangunan Nasional, maka dampaknya kini lebih jauh dirasakan, di mana pemerintah daerah harus mampu menjawab persoalan-persoalan yang terjadi di daerah.
"Cianjur sangat potensial dengan Sumber Daya Alam (SDA) dan Sumber Daya Manusia (SDM) yang dimilikinya," ucap kang Toha.
Baca Juga: KPK Tegaskan Pentingnya Transparansi Informasi dan Anggaran
Hal senada disampaikan oleh kang Beny yang mengatakan bahwa sebagai daerah potensial yang memiliki banyak aspek dari mulai pegunungan dan pantai, tentu Kabupaten Cianjur harus mampu mengelola agar menjadi satu kota tujuan yang mampu mendatangkan para wisatawan hadir di daerah, hal ini pun akan mampu mendongkrak laju investasi dan ekonomi masyarakat di daerah.
"Tidak hanya aspek ekonomi, olahraga pun harus menjadi aspek yang sangat di perhatikan. Regulasi yang transparan harus manjadi prinsip dasar untuk mampu mengejawantahkan kepedulian pemerintah dalam pembangun daerah," ujarnya.
Artikel Terkait
Ridwan Kamil Jadi Pembicara dalam Program Pendidikan Politik Partai Golkar
Kabar Duka, Orang Tua Ketua PWI Cianjur Tutup Usia
Muslim Amerika dan Islamophobia
Memindahkan Kebesaran Al Azhar Mesir ke Indonesia
Terlalu...Mario Dandy Isi Bensin Mobil BMW Mewah, Langsung Kabur !
Keseruan Puteri Indonesia Intelegensia 1 2022 Nonton Konser Blackpink
Kang Emil Dikatain "Maneh" oleh Guru, Sekolah Langsung Pecat, Netizen: Sadis Banget Gubernur Kadrun
Heran...Romo Paskal Bongkar Mafia Perdagangan Manusia, Malah Dipolisikan Oknum BIN !
KPK Tegaskan Pentingnya Transparansi Informasi dan Anggaran
Sekulerisme: Ideologi Jaringan Koruptor