Journalnusantara.com, Cianjur - Tenaga Ahli Anggota (TAA) Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Fraksi Partai NasDem, Jamiludin memfasilitasi penyaluran bantuan dana aspirasi Program Indonesia Pintar (PIP) di SDN Caringin Cianjur Kota Kabupaten Cianjur, pada Senin (06/03/2023).
Bantuan aspirasi PIP, atas usulannya kepada Pemerintah Pusat dengan tujuan untuk membantu masyarakat Cianjur khususnya yang terdampak gempa bumi.
"Cianjur pada tahun 2022 lalu terjadi bencana alam gempa bumi , sehingga banyak yang terdampak, salah satunya pada sektor pendidikan, di mana sarana pendidikan banyak yang hancur bahkan ada beberapa siswa-siswi yang meninggal dunia," kata Jamiludin.
Baca Juga: PN Jakpus Putuskan Pemilu 2024 Ditunda, Mahfud MD: Sensasi Berlebihan
Kang Jamil yang juga warga asli Cianjur tepatnya lahir di Desa Sukajadi, Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Cianjur ini langsung sigap bergerak membantu warga terdampak. Karena ia sendiri memiliki basik di pendidikan dan juga anak dari seorang guru ngaji di kampung. Oleh karena itu, ketika terjadi gempa, ia merasakan benar bahwa sektor pendidikan pasti terdampak.
"Meski ada juga sekolah yang tidak rusak, tetapi secara psikologi dan lainnya pasti terkendala dampak," paparnya.
Kang Jamil selanjutnya mengusulkan agar siswa-siswi SDN Caringin agar mendapatkan PIP ke Pemerintah Pusat (Kemendikbud) melalui jalur aspirasi. Hasilnya, alhamdulillah SDN Caringin mendapatkan dana PIP untuk siswa sebanyak 48 orang.
"Alhamdulillah berkat perjuangan saya sebagai TA DPR RI dan doa warga, akhirnya dana PIP turun ke Cianjur dan dapat membantu siswa-siswi khususnya yang terkena dampak gempa untuk membeli keperluan sekolah yang hancur akibat gempa," paparnya.
Baca Juga: Kirab Pemilu 2024 Dimulai dari Aceh
Ia menegaskan bahwa dana PIP merupakan bantuan pemerintah, maka ia datang langsung ke sekolah untuk memberitahukan kepada sekolah tentang pencairan dana PIP.
“Lalu saya datang ke sekolah untuk memberitahukan kepada kepala sekolah dan dewan guru tentang dana PIP, karena diminta pertanggungjawaban. Ini kan dana negara harus tepat sasaran, setelah saya cek ke lapangan alhmdulillah tepat sasaran dan warga (orang tua siswa) mengucapkan rasa syukur atas bantuan PIP ini karena selama ini PIP reguler sangat minim,” imbuhnya.
Hal ini, kata kang Jamil untuk memberikan informasi yang berkembang hari ini, terkait seolah-olah saya melakukan kampanye di SDN tersebut.
"Ini informasi yang harus di luruskan, saya datang ke SDN Caringin untuk mengawasi penyaluran dana aspirasi. Karena ini bentuk tanggung jawab saya sebagai TA DPR RI” imbuhnya.
Sedangkan kaitan kampanye menurut kang Jamil bahwa tentu tidak benar. Karena pendaftaran calon anggota DPR ataupun DPRD ke KPU juga belum. Apalagi saat ini ada putusan dari Pengadilan Negeri PN Jakarta Pusat tentang penundaan pemilu, meski oleh KPU pusat sedang digugat.
Artikel Terkait
Pemkab Batang Hari Gaungkan Program Petani Cerdas dan Mandiri
Bupati Tanggamus Launching Sekolah Ceria dan Asik
RAT Mantan Pejabat Dirjen Pajak dan Pemilik Rekening Gendut Asyik Berjoget dengan Keluarga, Netizen Geram !
Gamelan Bali Menggema di Osaka Jepang
Prabowo Dampingi Jokowi Sapa Warga Kebumen
Anies Baswedan Munggahan di Tanah Kelahiran
Hadiri Peresmian Penggilingan Padi di Sragen, Ganjar Ucapkan Terima Kasih ke Jokowi
Pemkot Cimahi Revitalisasi Taman Adiraga
Hari Perempuan Internasional, Meldi Meldyana Putri Ungkap Perjuangan dalam Berkuliah
Respon Luis Milla Perihal Pembatasan Pemain Naturalisasi