Lebih lanjut, kasus yang tengah viral tersebut telah mendapat perhatian dari Pemerintah Kabupaten Solok Selatan melalui Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DP2KBPP&PA).
Salah satu yang dilakukan adalah dengan mendatangi pihak sekolah bersama dengan Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat dan Polres Solok Selatan.
Mengenai kemungkinan jenis pelanggaran yang terjadi, pihak terkait disebut sedang melakukan penanganan dan pendalaman.
“Telah dilakukan mediasi dan komunikasi dengan siswa dan siswi yang sebelumnya menyampaikan keresahan,” tulis dalam keterangan unggahan akun Instagram @dp2kbp3a_solsel, dikutip pada Rabu, 29 Juli 2026.
Pertemuan tersebut juga digunakan sebagai momen mediasi agar sekolah menjadi lebih kondusif. ***
Artikel Terkait
Lampaui Target, Pemerintah Apresiasi Kinerja BRI Salurkan KUR Perumahan
Menilik Skandal Dadan Hindayana cs Korupsi Duit MBG: dari Dugaan SPPG Bodong hingga Mark Up Harga Motor BGN
Hellonjajanbtg Kembali Berinovasi, Hadirkan Ketan Susu Kekinian dengan Sentuhan Cita Rasa Gen Z
Dukungan Disdikpora Cianjur pada Program SI-GAPURA Jabar untuk Pendidikan Daerah Terisolasi
Mutiara Pagi: Yang Tertunda (Bagian 2285)
Pemerintah Apresiasi Kinerja BRI Salurkan KUR Perumahan, Fokus Jadi Penggerak Program 3 Juta Rumah
Kapolda Jateng Lantik 22 Pejabat Baru, Tegaskan Komitmen Profesionalisme dan Pelayanan Masyarakat
SPPG Sulaimaniyah Cianjur Gandeng UMKM Lokal untuk Pasokan Bahan Baku Makan Bergizi Gratis
Peserta Cabang Tilawah Dewasa Rampungkan Tahapan Lomba MTQH ke-48 Cianjur
Jelang Kunjungan Presiden Prabowo ke Wonotunggal, Ribuan Personel Gelar Apel Pengamanan