JOURNALNUSANTARA.COM, CIANJUR – Komunitas Sosial Bagong Mogok Koorwil 4 Kecamatan Sukaluyu menggelar aksi sosial di Kampung Bojongsari, RT 02 RW 03, Desa Sukaluyu, Kecamatan Sukaluyu, Kabupaten Cianjur, Minggu (8/3/2026).
Kegiatan yang dilaksanakan di lingkungan Masjid Darul Arqom ini meliputi santunan yatim, gerakan bersih masjid, hingga buka puasa bersama.
Ketua Koorwil 4 Kecamatan Sukaluyu, Aruzi Permana menjelaskan bahwa agenda utama kegiatan ini adalah mempererat silaturahmi antarwarga melalui aksi nyata.
Selain membersihkan area masjid bersama komunitas Salon Masjid Kawan Ukhuwah, pihaknya juga membagikan takjil dan sembako kepada masyarakat yang membutuhkan.
Tercatat sebanyak 50 orang anak yatim dan kaum dhuafa menerima santunan dalam kesempatan tersebut.
Aruzi berharap aksi ini dapat memotivasi para dermawan di Cianjur untuk lebih peduli terhadap sesama, sehingga jangkauan bantuan sosial di masa mendatang bisa lebih luas.
Menariknya, Aruzi juga menyinggung pentingnya kepedulian sosial untuk mencegah tragedi kemanusiaan akibat kelaparan, berkaca pada kasus pencurian labu yang berakhir tragis baru-baru ini.
Menurutnya, menjaga nyawa adalah kewajiban yang utama, sehingga kolaborasi antar-elemen masyarakat diperlukan agar tidak ada warga yang nekat mencuri hanya untuk bertahan hidup.
Sekretaris Komunitas Bagong Mogok, Beni Sumarna menambahkan bahwa kegiatan ini selaras dengan tagline komunitas, yakni Satekah Polah Ngabela Kanu Susah.
Selama bulan Ramadan, pihaknya bergerak secara masif dari satu titik ke titik lain dengan membagikan ratusan nasi bungkus di setiap masjid yang dikunjungi.
Beni menekankan bahwa timnya kini lebih selektif dan berupaya melakukan sistem jemput bola atau door to door. Hal ini dilakukan untuk menjangkau warga yang mungkin merasa enggan keluar rumah meskipun sedang mengalami kesulitan pangan.
"Di titik Sukaluyu sendiri, pihak kami menyiapkan sekitar 600 boks nasi untuk dibagikan selama tiga hari," tuturnya.
Sementara itu, Ketua DKM Masjid Darul Arqom sekaligus Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah Sukaluyu, Deni Sudiana mengapresiasi langkah kolaboratif yang dilakukan Komunitas Bagong Mogok.
Ia mengakui bahwa pihak DKM memiliki keterbatasan sumber daya untuk membantu seluruh warga yang kurang mampu tanpa adanya dukungan dari pihak luar.
Artikel Terkait
Mutiara Pagi: Ruang untuk Besatu (2141)
Eling dan Waspada
Air Kelapa Muda, Keajaiban Hidrasi dari Alam
GP Ansor Jawa Barat Nilai KDM Tak Serius Selesaikan Masalah Pengangguran
Momentum Ramadhan, PC IKA PMII Cianjur Resmikan LAZ GERAKIN untuk Gerakan Sosial Umat
PC PMII Cianjur Sambangi Kantor Kemenag, Bahas Sinergitas Antar Lembaga
Refleksi Harlah ke-6 GP Ansor Karangtengah di Malam Nuzulul Qur’an
Panggilan Khidmat, PAC GP Ansor Karangtengah Segera Gelar PKD 2026
Komunitas Bagong Mogok, Kawan Ukhuwah dan Salon Masjid Gelar Aksi Sosial di Cikalongkulon
Safari Ramadhan di Cianjur, Menyelami Malam Lewat Budaya dan Silaturahmi