Komunitas Bagong Mogok Koorwil 4 Sukaluyu Cianjur Santuni Puluhan Yatim dan Bersihkan Masjid

photo author
M Wawan, Journal Nusantara
- Senin, 9 Maret 2026 | 04:48 WIB
Komunitas Bagong Mogok Koorwil 4 Sukaluyu santuni puluhan Yatim dan bersihkan Masjid. (FOTO: Ist)
Komunitas Bagong Mogok Koorwil 4 Sukaluyu santuni puluhan Yatim dan bersihkan Masjid. (FOTO: Ist)

JOURNALNUSANTARA.COM, CIANJUR – Komunitas Sosial Bagong Mogok Koorwil 4 Kecamatan Sukaluyu menggelar aksi sosial di Kampung Bojongsari, RT 02 RW 03, Desa Sukaluyu, Kecamatan Sukaluyu, Kabupaten Cianjur, Minggu (8/3/2026).

Kegiatan yang dilaksanakan di lingkungan Masjid Darul Arqom ini meliputi santunan yatim, gerakan bersih masjid, hingga buka puasa bersama.

Ketua Koorwil 4 Kecamatan Sukaluyu, Aruzi Permana menjelaskan bahwa agenda utama kegiatan ini adalah mempererat silaturahmi antarwarga melalui aksi nyata.

Selain membersihkan area masjid bersama komunitas Salon Masjid Kawan Ukhuwah, pihaknya juga membagikan takjil dan sembako kepada masyarakat yang membutuhkan.

Tercatat sebanyak 50 orang anak yatim dan kaum dhuafa menerima santunan dalam kesempatan tersebut.

Aruzi berharap aksi ini dapat memotivasi para dermawan di Cianjur untuk lebih peduli terhadap sesama, sehingga jangkauan bantuan sosial di masa mendatang bisa lebih luas.

Menariknya, Aruzi juga menyinggung pentingnya kepedulian sosial untuk mencegah tragedi kemanusiaan akibat kelaparan, berkaca pada kasus pencurian labu yang berakhir tragis baru-baru ini.

Menurutnya, menjaga nyawa adalah kewajiban yang utama, sehingga kolaborasi antar-elemen masyarakat diperlukan agar tidak ada warga yang nekat mencuri hanya untuk bertahan hidup.

Sekretaris Komunitas Bagong Mogok, Beni Sumarna menambahkan bahwa kegiatan ini selaras dengan tagline komunitas, yakni Satekah Polah Ngabela Kanu Susah.

Selama bulan Ramadan, pihaknya bergerak secara masif dari satu titik ke titik lain dengan membagikan ratusan nasi bungkus di setiap masjid yang dikunjungi.

Beni menekankan bahwa timnya kini lebih selektif dan berupaya melakukan sistem jemput bola atau door to door. Hal ini dilakukan untuk menjangkau warga yang mungkin merasa enggan keluar rumah meskipun sedang mengalami kesulitan pangan.

"Di titik Sukaluyu sendiri, pihak kami menyiapkan sekitar 600 boks nasi untuk dibagikan selama tiga hari," tuturnya.

Sementara itu, Ketua DKM Masjid Darul Arqom sekaligus Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah Sukaluyu, Deni Sudiana mengapresiasi langkah kolaboratif yang dilakukan Komunitas Bagong Mogok.

Ia mengakui bahwa pihak DKM memiliki keterbatasan sumber daya untuk membantu seluruh warga yang kurang mampu tanpa adanya dukungan dari pihak luar.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: M Wawan

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X