JOURNALNUSANTARA.COM, CIANJUR - Momentum spiritual dan organisasi menyatu di Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Cianjur, Provinsi Jawa Barat, pada Sabtu malam (07/03/2026).
Bertempat di DTA Alamza, Desa Sabandar, Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda Ansor Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Cianjur, menggelar peringatan Hari Lahir (Harlah) yang ke-6, yang tahun ini bertepatan dengan malam mulia Nuzulul Qur’an.
Selama enam tahun berdiri, GP Ansor Karangtengah telah menjadi benteng tangguh dalam merawat dan melestarikan ajaran Islam Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah.
Transformasi organisasi yang dinamis selama kurun waktu tersebut membuktikan bahwa semangat juang para pemuda hijau di wilayah ini tidak pernah padam.
Ketua PAC GP Ansor Karangtengah, Ridwansah, dalam sambutannya menyampaikan bahwa enam tahun bukanlah waktu yang singkat untuk menjaga konsistensi, namun masih terlalu dini jika bicara soal pengabdian yang panjang.
Ia menegaskan bahwa di malam Nuzulul Qur’an ini, pihaknya merefleksikan kembali mandat organisasi. Ansor berkomitmen untuk terus menjadi rumah besar bagi pemuda Karangtengah dalam memperdalam sanad keilmuan Aswaja dan menjaga keutuhan NKRI.
Lahir di saat bumi menyambut turunnya Al-Qur'an dipandang bukan sebagai kebetulan semata, melainkan simbol tanggung jawab besar. Momentum ini menjadi isyarat bahwa setiap langkah perjuangan organisasi harus berlandaskan cahaya kebenaran.
"Jika Al-Qur'an adalah pembeda atau Al-Furqan, maka Ansor harus menjadi pembeda di tengah masyarakat sebagai penunjuk jalan kebaikan dan penjaga harmoni," tuturnya.
Senada dengan hal tersebut, Ervi Yurisdian selaku muasis atau pendiri Ansor Karangtengah mengungkapkan rasa syukur yang mendalam melihat perkembangan organisasi hingga tahun keenam ini.
Sebagai sosok yang meletakkan batu pertama perjuangan di wilayah tersebut, ia berpesan agar para kader jangan pernah lelah merawat akar.
Menurutnya, sehebat apa pun pohon tumbuh menjulang, kekuatannya tetap ada pada akar yang menghujam bumi. Ia meminta pengurus untuk tetap rendah hati dan selalu berada di barisan para ulama.
Hal senada juga disampaikan oleh Sekretaris PAC GP Ansor Karangtengah. Ia menambahkan bahwa menapaki jalan perjuangan di malam Nuzulul Qur’an adalah pengingat bagi setiap kader bahwa mereka adalah ayat-ayat hidup.
"Kader Ansor harus mampu menerjemahkan nilai-nilai Qur’ani ke dalam gerak sosial, ekonomi, dan keagamaan di tengah masyarakat," harapnya.
Selamat Harlah ke-6 GP Ansor Kecamatan Karangtengah. Baja, Perwira, Ansor Maju Satu Barisan.
Artikel Terkait
Hari Ini Sejumlah Tokoh Nasional Dijadwalkan Meresmikan SPPG di Cianjur
Wakil Ketua DPRD Cianjur Kunjungi Keluarga Almarhum Minta, Janjikan Bantuan Pendidikan
DMI Serukan Pembacaan Qunut Nazilah untuk Keselamatan Timur Tengah dan Indonesia
Coklat Kita Gelar Silatusantren Nikmatnya Ramadan di Tiga Pondok Pesantren Besar Jawa Barat
Mutiara Pagi: Ruang untuk Besatu (2141)
Eling dan Waspada
Air Kelapa Muda, Keajaiban Hidrasi dari Alam
GP Ansor Jawa Barat Nilai KDM Tak Serius Selesaikan Masalah Pengangguran
Momentum Ramadhan, PC IKA PMII Cianjur Resmikan LAZ GERAKIN untuk Gerakan Sosial Umat
PC PMII Cianjur Sambangi Kantor Kemenag, Bahas Sinergitas Antar Lembaga