Keduanya kemudian terlibat perkelahian. Nyi Endang Dharma yang terdesak lantas memilih mundur.
Sebelum menghilang, Nyi Endang Dharma berpesan agar Raden Arya Wiralodra tidak melupakan jasa-jasanya yang turut membangun pedukuhan baru itu.
Namun dalam versi yang lain disebutkan bahwa Nyi Endang Dharma ini merupakan istri dari Raden Arya Wiralodra. Maka, Raden Arya Wiralodra kemudian menamakan pedukuhannya dengan nama Dharma Ayu.
Dharma diambil dari nama Nyi Endang Dharma. Sedangkan Ayu diambil dari kecantikan wanita tersebut. Dalam perkembangannya, penyebutan nama daerah ini berubah menjadi Dermayu, In Darmayu, dan kemudian Indramayu hingga sekarang. Raden Arya Wiralodra tercatat sebagai pendiri sekaligus Bupati Pertama Indramayu.
Kota Mangga merupakan salah satu julukan Kabupaten Indramayu.
julukan itu berasal dari hasil bumi Kabupaten Indramayu yaitu buah mangga, di samping padi . Mangga asal Indramayu disebut Mangga Cengkir oleh masyarakat sekitar. Adapula yang menyebutnya Mangga Gedong gincu.
Mangga Cengkir yang berasal dari Indramayu ini kemudian banyak disebut sebagai Mangga Indramayu. Rasa Mangga Indramayu ini sangat manis saat masak dan tidak terlalu asam saat belum masak. Kebun mangga di Indramayu umumnya menanam mangga yang berasal dari bibit hasil okulasi.
Saat ini, Mangga Indramayu sudah menjadi salah satu identitas Kabupaten Indramayu. Dari Mangga Indramayu yang terkenal itu pula Kabupaten Indramayu mendapat julukan sebagai Kota Mangga.
Sumber : Indramayukab.go.id
Artikel Terkait
Misteri Situs Batu Panjang: Warisan Megalitikum yang Tersembunyi di Hutan Pinus
Pesona Pulau Buru Menurut Para Ahli
Jangan Bangkrut
Tafsir Ayat Kehidupan Tentang Makna Nikmat dan Bencana
Mutiara Pagi: Mutiara dari Tromsø (Bagian 1721)
Inagurasi Jabal: Perkuat Kapasitas Organisasi, Rawat Lingkungan Bersama
Bahaya Jika Hukum di Bawah Cengkraman Kekuasaan
Misteri Kerajaan Jampang Manggung di Cianjur
Rumah Lansia Hampir Runtuh, PAC Ansor Campakamulya Salurkan Bantuan
Mutiara Pagi: Banyak Mendengar (Bagian 1722)