Journalnusantara.com - Kerajaan Jampang Manggung berdiri sebelum kerajaan Padjajaran di tahun 300 saka kurang lebihnya.
Sementara itu raja dari kerajaan Jampang Manggung adalah Prabu Kujang Pilawa.
Adapun Tapak Kaki yang berada di Puncak Gunung Mananggel adalah Tapak Kaki Resi Pananggel Alias Pangeran Laganatasoma.
Ia adalah salah satu keturunan kerajaan Jampang Manggung, kerajaan yang didirikan oleh prabu Kujang Pilawa.
Saghiyang Tapak merupakan salah satu Tapak Kaki Prabu Siliwangi Sri Baduga Maharaja di Puncak Gunung Mananggel Cianjur.
Sebagian sejarah dan budayawan berpendapat Tapak Kaki yang dimaksudkan adalah tapak kaki seorang raja dari Kerajaan Jampang Manggung.
Di Era Kerajaan Padjajaran dari Kerajaan Sunda, Petilasan Prabu Siliwangi dan Prabu Kian Santang tersebar di Seluruh negri dengan nama yang berbeda beda.
Eksplor napak tilas menuju ke Sanghiang Tapak dalam rangka ngadampal Karuhun Sunda dan Tokoh Kerajaan Sunda untuk mengenang kembali sejarah dan perjuangan seorang raja dari kerajaan Sunda.
Artikel Terkait
Menggagas Masa Depan Pendidikan: Selamat kepada Para Finalis Putra Putri Pendidikan Jawa Barat 2025
Pelantikan Bersejarah: Mahasiswa PPL Pramuka Al-Azhary Cianjur Bentuk Karakter Pemimpin Tangguh
Resmi Mendaftar, Fauzi-Sahrul Raih Nomor Urut 01: Siap Wujudkan Revolusi BEM STAI Al-Azhary Cianjur
Misteri Situs Batu Panjang: Warisan Megalitikum yang Tersembunyi di Hutan Pinus
Pesona Pulau Buru Menurut Para Ahli
Jangan Bangkrut
Tafsir Ayat Kehidupan Tentang Makna Nikmat dan Bencana
Mutiara Pagi: Mutiara dari Tromsø (Bagian 1721)
Inagurasi Jabal: Perkuat Kapasitas Organisasi, Rawat Lingkungan Bersama
Bahaya Jika Hukum di Bawah Cengkraman Kekuasaan