Misteri Kerajaan Jampang Manggung di Cianjur

photo author
Wandi Ruswannur, Journal Nusantara
- Kamis, 26 Desember 2024 | 08:00 WIB
TAPAK: Gunung Mananggel terletak di Kampung Gunung Jantung, Desa Sukaratu, Kecamatan Mande dengan kisah peninggalan bekas kaki manusia di atas batu dan dikenal dengan sebutan "Sanghyang Tapak". (Foto: Istimewa)
TAPAK: Gunung Mananggel terletak di Kampung Gunung Jantung, Desa Sukaratu, Kecamatan Mande dengan kisah peninggalan bekas kaki manusia di atas batu dan dikenal dengan sebutan "Sanghyang Tapak". (Foto: Istimewa)

Journalnusantara.com - Kerajaan Jampang Manggung berdiri sebelum kerajaan Padjajaran di tahun 300 saka kurang lebihnya.

Sementara itu raja dari kerajaan Jampang Manggung adalah Prabu Kujang Pilawa.

Adapun Tapak Kaki yang berada di Puncak Gunung Mananggel adalah Tapak Kaki Resi Pananggel Alias Pangeran Laganatasoma.

Ia adalah salah satu keturunan kerajaan Jampang Manggung, kerajaan yang didirikan oleh prabu Kujang Pilawa.

Saghiyang Tapak merupakan salah satu Tapak Kaki Prabu Siliwangi Sri Baduga Maharaja di Puncak Gunung Mananggel Cianjur.

Sebagian sejarah dan budayawan berpendapat Tapak Kaki yang dimaksudkan adalah tapak kaki seorang raja dari Kerajaan Jampang Manggung.

Di Era Kerajaan Padjajaran dari Kerajaan Sunda, Petilasan Prabu Siliwangi dan Prabu Kian Santang tersebar di Seluruh negri dengan nama yang berbeda beda.

Eksplor napak tilas menuju ke Sanghiang Tapak dalam rangka ngadampal Karuhun Sunda dan Tokoh Kerajaan Sunda untuk mengenang kembali sejarah dan perjuangan seorang raja dari kerajaan Sunda.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Wandi Ruswannur

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Seni Membangun Kepercayaan Diri di Atas Panggung

Selasa, 2 Juni 2026 | 07:44 WIB
X