“Semoga seluruh kader dapat mengikuti rangkaian program yang telah dirancang. Ke depannya, kader tidak hanya mampu membaca, tetapi juga mampu menjelaskan dan menuangkan gagasan dari buku bacaan ke dalam ide-ide baru yang bermanfaat,” ujarnya.
Kegiatan ini diharapkan mampu menjadi wadah bagi kader Rayon Tarbiyah untuk meningkatkan kecintaan terhadap literasi dan menciptakan generasi intelektual yang kritis dan berwawasan luas.
Artikel Terkait
Pertama di Indonesia, Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam UIN Bandung Sulap Limbah Jelantah jadi Rupiah
Langit Menangis, Bumi Merindu, Jiwa-Jiwa Bersaksi
Berlomba-lomba Meraih Pahala
Keutamaan Bacaan Laa Haula Walaa Quwwata Illaa Billaah
Mutiara Pagi: Penderitaan Terbesar (Bagian 1717)
Mahasiswa dan Idealisme: Komitmen Moral untuk Kemajuan
Pelita: Menyalakan Semangat Literasi di Kampus STAI Al-Azhary Cianjur
Pramuka: Pilar Pembentukan Generasi Emas Bangsa
Hari Ibu di Tengah Ancaman Penggerus Masa Depan
Jalan Menuju Kebeningan Jiwa dan Keberkahan Hidup