Journalnusantara.com, Kabupaten Buleleng - Air terjun Sekumpul berlokasi di Desa Sekumpul, Kecamatan Sawan, Kabupaten Buleleng. Lokasi wisata ini berada sekitar 85 Km dari bandara Ngurah Rai.
Keunikan dari Air Terjun Sekumpul adalah ada tujuh air terjun di sini. Oleh karenanya, warga setempat memberi nama Sekumpul yang artinya sekumpulan air terjun.
Warga lokal menyebutnya Air Terjun Pemuatan atau Seven Points Waterfall sebutan oleh wisatawan luar negeri.
Ketinggian tiga air terjun utama adalah sekitar 100 meter. Di belakangnya terlihat air terjun lainnya yang masih dalam satu kawasan Sekumpul
Air Terjun Sekumpul sangat istimewa karena lokasinya tersembunyi dan dibutuhkan usaha ekstra untuk mencapai lokasi obyek wisata ini.
Untuk menuju air terjun Sekumpul, harus melakukan perjalanan dengan melalui banyak tangga licin dan harus menyeberangi sungai untuk melihat air terjun dari dekat.
Untuk dapat melihat air terjun lebih dekat harus memiliki stamina fit. Dari jalan utama, untuk menuju lokasi melihat Sekumpul waterfall, masih harus menuruni beberapa anak tangga, dengan rute jalan setapak yang berkelok, kira-kira sekitar 350 anak tangga.
Selain jumlah anak tangga, kemiringan anak tangga dibeberapa tempat juga sangat terjal.
Dalam perjalanan menuju lokasi air terjun, terlihat beberapa rumah penduduk yang masih sangat traditional dengan dikelilingi pohon rambutan dan pohon durian yang menjulang tinggi.
Setelah berjalan beberapa menit, akan terlihat pemandangan sawah terasering dan perbukitan yang menghijau serta pemandangan air tejun dari kejauhan.
Setelah melewati perjalanan menuruni anak tangga selama 30 menit, akhirnya dapat terlihat langsung air terjun Sekumpul.
Untuk dapat sampai di kolam air terjun harus menyeberangi sungai yang ketinggian airnya kurang lebih setinggi paha orang dewasa.
Adapun tiket masuk untuk Kategori Pengunjung dewasa adalah Rp 20.000, sedangkan anak-Anak (Umur 5-10 tahun) dikenakan Rp10.000. Untuk memudahkan, lokasi ini sudah ditandai dalam Google Maps.
Artikel Terkait
Ketawadhuan Prof Quraish Shihab dan KH Afifuddin Muhajir
Agama Bukan Sumber Konflik, Tetapi Sumber Kedamaian
Kala Panglima TNI dan Kapolri Berikan Pembekalan bagi Calon Perwira Remaja Tahun 2024
KRI Alamang, Kapal Cepat dan Canggih Milik TNI Angkatan Laut
Tanam Pohon 2 Juta Pohon Selama 18 Tahun, Selamatkan Banyak Hewan dan Tumbuhan
Yuk Bantu Anak Yatim Piatu Melalui LAZISNU Cianjur
Hijrah dan Strategi Pembangunan Masyarakat Islam - 02
Hijrah dan Strategi Pembangunan Masyarkat Islam - 03
Beberapa Fakta Menarik Suku Sunda, Ramah hingga Humoris
Prasangka Buruk: Perusak Hubungan dan Harmonisasi