Tidore, Jalan Damai Papua dan Indonesia

photo author
Wandi Ruswannur, Journal Nusantara
- Jumat, 13 Januari 2023 | 12:05 WIB
Muliansyah Abdurrahman
Muliansyah Abdurrahman

Sekali lagi ingat jas merah, ingat Tidore bahwa Papua dulu dan kini adalah bagian terpenting dari kesultanan Tidore, Jika saat itu Sultan Tidore tak berjiwa besar, maka Tidore dan Papua bukan Indonesia, Jika saat itu Tidore tak bijak dan tak memiliki andil terhadap agama Kristen di Papua, maka Sultan tidore tak memberikan ijin para misionaris untuk masuk di Tanah Papua.

Ingat Jas Merah, Gubernur pertama kali di Papua adalah Sultan Zainal Abidin Syah, artinya Tidore dan Papua bukan terpisah, Jika nama “Papa Ua” atau Papua yang diambil dari Bahasa Tidore yang kini di kenal hingga penjuru dunia, maka kitapun tak tahu pulau papua di beri nama apa?.

Jaman orde baru berubah menjadi Irian Jaya, akhirnya Gusdur hadir mengembalikan nama pulau papua menjadi Papua. Kembali lagi peran Tidore dan Papua atas bangsa ini, NKRI harus memiliki kepekaan terhadap Tidore dan Papua bila negeri ini damai.

Pandanglah Papua dalam perspektif Tidore, hormatilah rumah induk Papua yang Bernama Tidore, sebuah negeri kecil yang membantangi lautan pasifik.

Baca Juga: Pengurus OSIS IP3A-IP4A Pondok Pesantren Al-Ittihad Cianjur Masa Khidmat 2023-2024 Resmi Dilantik

Tidore sudah memberikan kepada Indonesia, kapan Indonesia memberi penghormatan kepada Tidore, Tidore menjadi damai atas Papua dan Indonesia. Terasa indah dan khidmat bila anak -anak cucu Papua hidup yang sama seperti bangsa – bangsa lain di negeri ini. Anak – anak Maluku, NTT dan Papua menjadi Indonesia yang sesungguhnya, sebagaimana Tidore menjadi bagian dari berdirinya bangsa ini saat itu.

Tidore adalah juru damai atas bangsa Indonesia dan Papua masa kini, kembalilah melihat Papua dari segi kultural dan alam kehidupan. Para leluhur Tidore yang menggunakan perahu kora – kora mengelilingi lautan pasifik, sebelum para penjajah eropa dan yang lainya datang.

Tulisan bersambung ini, menegaskan bahwa TIDORE ADALAH PAPUA dan PAPUA adalah TDORE masa lalu dan akan datang.

Baca Juga: Daisuke Sato, Pemain Persib Bandung yang Penampilannya Meningkat Tajam

Jakarta, Januari 2023

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Wandi Ruswannur

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Kedaulatan Pangan Dimulai dari Desa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 19:49 WIB

Mendadak Tua

Sabtu, 18 Juli 2026 | 04:47 WIB

Pagi, Aku Tak Berarti?

Sabtu, 11 Juli 2026 | 05:45 WIB

Jalan Tangguh Iran

Sabtu, 4 Juli 2026 | 12:43 WIB

Saat Regenerasi Menemukan Namanya: Isfhan

Sabtu, 4 Juli 2026 | 12:32 WIB

Menyiapkan Sekoci bagi Penumpang Kapal Retak

Kamis, 2 Juli 2026 | 14:04 WIB

Wahai Mentari Pagi!

Rabu, 1 Juli 2026 | 07:46 WIB

Mencegah Korupsi di Tatar Santri

Selasa, 30 Juni 2026 | 19:34 WIB
X