“Performing Hajj is a must. It’s obligatory. But you can’t go for hajj using stolen money” (hajj itu wajib. Tapi anda tidak mungkin dibenarkan melaksanakan haji dengan uang curian).
Dia nampak tersenyum dan mengangguk. Dia kemudian mengatakan bahwa dia terlalu ikut emosi.
Saya katakan bahwa emosi itu memang menjadi bagian dari beragama. Hanya saja emosi dalam beragama tidak cukup. Bahkan jika tidak dibarengi ilmu yang cukup justeru sangat berbahaya.
Dia kembali mengangguk dan menyatakan: “yes I agree”.
Setelah berbicara panjang lebar yang tentunya tidak semuanya dituliskan di sini, saya mengingatkan: “anda tahu kalau esensi dasar Islam itu damai dalam ketaatan (peace with obedience). Damai dengan Pencipta, damai dengan diri sendiri. Dan juga damai dengan orang lain, bahkan lingkungan sekitar”.
Baca Juga: Sejarah Singkat YPI Syariful Anwar Pasir Anta Sukaluyu Cianjur
Saya juga ingatkan bahwa karakter terpenting dari Islam itu adalah “compassion” (rahmah). Maka sebagai orang Islam, kita kedepankan Karakter ini dalam menjalani hidup. “You just need to learn more. And remember, you need a teacher, a mentor to guide you in understanding Islam”. Saya anjurkan agar dalam mempelajari Islam perlu guru dan mentor.
Saya juga menasehatkan: “please do more self reflection” (lakukan banyak perenungan).
Saya mengakhiri percakapan itu dengan pertanyaan yang tadinya saya khawatir menanyakannya. Jangan-Jangan tersinggung atau marah karena mengungkit sesuatu yang sensitif.
“Don’t you feel guilty with your action on the night?” (Tidakkah anda merasa bersalah dengan apa yang anda lakukan malam itu?). Maksud saya menyerang polisi yang sedang bertugas dengan pisau.
Dia menganggukkan kepalanya. Tapi saya belum melihat tanda-tanda penyesalan di wajahnya. Tapi tiba-tiba dia menyelah: “I am sorry. I am wrong”.
Saya jabat tangannya dan berkata: “Allah is Most Loving and Most Merciful. He is Off-Forgiving” (Allah itu Maha mencintai dan Maha Penyayang. Dia juga Maha mengampuni dosa-dosa dan kesalahan).
Saya pamit. Tapi berjanji akan kembali mengunjunginya dalam waktu dekat…
Dari insiden ini ada dua hal penting yang menjadi pelajaran penting bagi kita semua. Satu, betapa tidak adilnya media ketika mengekspos peristiwa kejahatan. Hanya Islam yang selalu dikaitkan dengan pelaku. Dua, betapa bahaya beragama dengan emosi tanpa pemahaman dan ilmu yang cukup.
Semoga Allah menjaga!
Artikel Terkait
US ARMY Beli Batagor Disela-sela Latihan Berlangsung Dengan TNI
Putri Candrawathi Menangis, Saat disentil Perselingkuhannya dengan Brigadir J
Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi Kompak Menangis saat Ditanya Hakim
Viral Video...Siswa Siksa Sesama Temannya, yang Lain Nonton
Daisuke Sato, Pemain Persib Bandung yang Penampilannya Meningkat Tajam
Membusuk...Jahat, Beras Bantuan Covid-19 Warga DKI Diduga Ditimbun di Gudang, Benarkah ?
Rumah Zakat Hadirkan Teras Zakat di Cianjur untuk Mudahkan Akses Para Donatur dalam Meyalurkan ZIS
Pengurus OSIS IP3A-IP4A Pondok Pesantren Al-Ittihad Cianjur Masa Khidmat 2023-2024 Resmi Dilantik
Shah Rukh Khan Cameback, Berikut 7 Film India Rilis Januari 2023
Tayangan Netflix Terbaru Bulan Januari 2023: Ada Noktah Merah Perkawinan