Sebagai penutup, kehati-hatian dalam berfatwa adalah cerminan dari ketakwaan dan kejujuran ilmiah. Dengan mengikuti arahan para ulama seperti Syaikh Hasan Hitou, kita diajak untuk lebih bijak dalam bersikap: bertanya kepada ahlinya dan tidak lancang menyebarkan hukum yang belum tentu sesuai dengan konteksnya. Semoga semangat keilmuan yang penuh kehati-hatian ini senantiasa menjaga umat dari kesesatan dan membawa rahmat bagi semua.
Wallahu A'lam