Hadis:
عن عبد الله بن عمر رضي الله عنهما قال، قال رسول الله صلى الله عليه وسلم:
"إِنَّ الْعَبْدَ إِذَا قَامَ يُصَلِّي أُتِيَ بِذُنُوبِهِ، فَوُضِعَتْ عَلَى رَأْسِهِ أَوْ عَاتِقَيْهِ، فَكُلَّمَا رَكَعَ أَوْ سَجَدَ تَسَاقَطَتْ عَنْهُ."
Dari Abdullah bin Umar radhiyallahu ‘anhuma berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:
“Sesungguhnya ketika seorang hamba berdiri untuk shalat, didatangkanlah dosa-dosanya, lalu diletakkan di atas kepala dan kedua bahunya. Maka setiap kali ia rukuk atau sujud, dosa-dosa tersebut berguguran darinya.”
(HR. Ibnu Hibban no. 1734, Thabrani dalam Al-Awsath no. 7314, Al-Mawarzi dalam Ash-Shalat no. 294, Al-Baghawi no. 656. Syaikh Al-Albani rahimahullah dalam Ash-Shahihah no. 1398 mengatakan: “Ini sanad yang sahih, seluruh perawinya terpercaya.”)
Pelajaran yang Terkandung dalam Hadis:
Wahai kalian yang tergesa-gesa dalam rukuk dan sujud—berhentilah!
Panjangkanlah rukuk dan sujudmu semampumu.
Agar dosa-dosamu berguguran—jangan sia-siakan kesempatan emas ini!
Semoga Allah Ta’ala memberi taufik dan hidayah-Nya kepada kita, serta memudahkan kita meraih sebab-sebab pengampunan dosa.
Kaitan Hadis dengan Al-Qur’an: