Begitu pun dengan langkah transformasi sistem pertanian subsisten menjadi sistem pertanian modern berbasis digital, perlu terus dikembangkan. Petani penting untuk didekatkan dengan teknologi baru dan inovasi. Termasuk di dalamnya soal "kemitraan strategis" antara petani dengan dunia usaha, untuk memperoleh penghasilan yang lebih baik lagi.
Akhirnya perlu diingatkan, swasembada sebagai kata kunci menuju ketahanan, kemandirian dan kedaulatan pangan yang berkualitas, juga perlu dikemas sedemikian rupa, sehingga mampu mensejahterakan para petani padinya. Bangsa ini, pasti akan kecewa, jika swasembada pangan yang ditempuh, melupakan nasib dan kehidupan petani yang ada. Semoga tidak demikian. (PENULIS, KETUA DEWAN PAKAR DPD HKTI JAWA BARAT).