PSI dan Gosip Terkait dengan Keluarga Cendana

photo author
Abdul Qodir Majid, Journal Nusantara
- Selasa, 15 Agustus 2023 | 12:14 WIB
Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Giring Ganesha beserta jajarannya saat menyambut kehadiran Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, di Kantor DPP PSI, Jakarta Pusat, Rabu (2/8/2023).
Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Giring Ganesha beserta jajarannya saat menyambut kehadiran Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, di Kantor DPP PSI, Jakarta Pusat, Rabu (2/8/2023).

Oleh: Andre Vincent Wenas

Partai Berkarya didirikan, logonya pohon beringin. Ketua umum (yang lama) adalah Tommy Soeharto. Jadi Partai Berkarya adalah partainya keluarga Cendana. Kesimpulan sementara ini memang yang tidak bisa disalahkan juga. Wajar saja.

Tapi roda politik terus berputar. Terjadi dinamika internal di Partai Berkarya, kita tahu dari pemberitaan. Singkat cerita Partai Berkarya tidak lolos dalam verifikasi faktual oleh KPU. Padahal verifikasi faktual itu syarat mutlak untuk jadi peserta pemilu.

Baca Juga: Bahaya Paham Radikal Komunis Maoisme Yang Akan Diterapkan di Indonesia

Jadi, anggotanya kocar-kacir kemana-mana. Mereka hijrah ke banyak parpol lain, karena mereka masih mau bekiprah di dunia politik. Lalu kemana mereka pergi? Ke banyak parpol lain, bahkan hampir ke semua parpol peserta pemilu 2024 nanti.

Ada yang ke PDIP, Gerindra, Nasdem, Golkar, PAN, PPP, Perindo, Gelora, PKN, PKS, PKB dan tentu saja yang dibikin ramai adalah yang ke PSI. Yah, PSI ini faktanya memang selalu menarik. Sampai-sampai mengundang polemik publik.

Kemarin sempat digosipin pula terkait dengan Syahrini (artis). Maka disimpulkan lalu terkait juga dengan Rosano Barack, makanya terkait dengan Cendana, dan seterusnya. Kait mengait yang ruwet.

Terhadap isu fitnah seperti ini sesungguhnya agak malas kita menanggapinya. Too cheap.

Tapi ada orang yang tadinya kita kira dia adalah seorang intelektual, tapi sayangnya kok ikut-ikutan terjerumus dalam pusaran gossip seperti itu? Bahkan tanpa check and recheck, ikut-ikutan menyebarkannya. Kasihan sebetulnya.

Baca Juga: Ketua DPP PDIP, Ahmad Basarah: Jika PPP Ngotot Sandiaga Uno Cawapres, SIlahkan Keluar dari Koaliasi !

Kembali ke soal Partai Berkarya. Disamping kadernya hijrah ke banyak parpol lainnya, ada yang memilih untuk bergabung dengan PSI. Namanya Bro Badar A.P. Opu Daeng Lolo, ia mantan Sekjen Partai Berkarya.

Masuk ke PSI tentu terbuka pintunya, asalkan mematuhi dua (2) prinsip dasar: 1) Anti-Korupsi, dan 2) Anti-Intoleransi. Serta mesti siap bekerja untuk rakyat dan siap pula untuk diawasi. Transparansi.

Bro Badar ini yang sewaktu terjadi “dinamika internal” Partai Berkarya, bersama teman-temannya justru jadi pihak yang melengserkan Tommy Soeharto. Jadi ia berada pada kubu yang berseberangan dengan Keluarga Cendana.

Singkat cerita, aset properti miliknya Bro Badar yang tadinya dijadikan kantor wilayah Partai Berkarya beralih menjadi salah satu kantornya PSI. Wajar saja bukan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Abdul Qodir Majid

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Kedaulatan Pangan Dimulai dari Desa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 19:49 WIB

Mendadak Tua

Sabtu, 18 Juli 2026 | 04:47 WIB

Pagi, Aku Tak Berarti?

Sabtu, 11 Juli 2026 | 05:45 WIB

Jalan Tangguh Iran

Sabtu, 4 Juli 2026 | 12:43 WIB

Saat Regenerasi Menemukan Namanya: Isfhan

Sabtu, 4 Juli 2026 | 12:32 WIB

Menyiapkan Sekoci bagi Penumpang Kapal Retak

Kamis, 2 Juli 2026 | 14:04 WIB

Wahai Mentari Pagi!

Rabu, 1 Juli 2026 | 07:46 WIB

Mencegah Korupsi di Tatar Santri

Selasa, 30 Juni 2026 | 19:34 WIB
X