MARHABAN YA RAMADHAN: Momentum Pembentukan Perilaku dan Karakter dengan Akreditasi Unggul

photo author
Wandi Ruswannur, Journal Nusantara
- Kamis, 27 Februari 2025 | 20:00 WIB
Ilustrasi Ramadhan 2025. (Freepik)
Ilustrasi Ramadhan 2025. (Freepik)

2. Akreditasi Unggul dalam Islam: Standar Kesempurnaan Perilaku dan Karakter

Dalam dunia pendidikan, akreditasi adalah tolok ukur kualitas. Dalam Islam, standar akreditasi unggul bagi seorang hamba adalah akhlak mulia. Rasulullah SAW. bersabda:
إِنَّ مِنْ أَحَبِّكُمْ إِلَيَّ وَأَقْرَبِكُمْ مِنِّي مَجْلِسًا يَوْمَ الْقِيَامَةِ أَحَاسِنَكُمْ أَخْلَاقًا

"Sesungguhnya orang yang paling aku cintai dan paling dekat tempatnya denganku pada hari kiamat adalah orang yang paling baik akhlaknya." (HR. Tirmidzi)

Standar akreditasi unggul dalam Islam meliputi:

1. Keikhlasan dalam ibadah – Sebagaimana firman Allah:
وَمَا أُمِرُوا إِلَّا لِيَعْبُدُوا اللَّهَ مُخْلِصِينَ لَهُ الدِّينَ
"Padahal mereka hanya diperintahkan untuk menyembah Allah dengan ikhlas dalam menjalankan agama." (QS. Al-Bayyinah: 5)

2. Menjaga amanah dan tanggung jawab, Sebagaimana sabda Nabi SAW.

لَا إِيمَانَ لِمَنْ لَا أَمَانَةَ لَهُ، وَلَا دِينَ لِمَنْ لَا عَهْدَ لَهُ

"Tidak ada iman bagi orang yang tidak menjaga amanah, dan tidak ada agama bagi orang yang tidak menepati janji." (HR. Ahmad)

3. Bersikap adil dan menegakkan kebenaran – Sebagaimana firman Allah:
إِنَّ اللَّهَ يَأْمُرُ بِالْعَدْلِ وَالْإِحْسَانِ

"Sesungguhnya Allah menyuruh (kamu) berlaku adil dan berbuat kebajikan." (QS. An-Nahl: 90)

3. Solusi untuk Meraih Akreditasi Unggul di Bulan Ramadhan

Untuk menjadikan Ramadhan sebagai momen pembentukan karakter dan meraih akreditasi unggul, ada beberapa langkah solutif yang bisa dilakukan:

1. Meningkatkan ibadah dan muhasabah diri, dengan memperbanyak shalat malam, dzikir, dan membaca Al-Qur’an.

2. Memperbaiki hubungan sosial, dengan menjaga silaturahmi, menghindari konflik, dan memperbanyak sedekah.

3. Melatih kesabaran dan pengendalian emosi, dengan menjauhi perkataan sia-sia dan menjaga hati dari prasangka buruk.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Wandi Ruswannur

Tags

Rekomendasi

Terkini

Korupsi Musuh Pancasila

Senin, 1 Juni 2026 | 17:49 WIB

Lima Sila sebagai Lima Luka

Senin, 1 Juni 2026 | 08:25 WIB

Refleksi Tentang Kesetaraan Gender

Sabtu, 30 Mei 2026 | 08:53 WIB

Qurban dan Kepedulian Sosial

Selasa, 26 Mei 2026 | 21:04 WIB

Dua Wajah Indonesia

Selasa, 26 Mei 2026 | 04:34 WIB

Mengapa Indonesia Sulit Maju?

Minggu, 24 Mei 2026 | 08:07 WIB

Rekacipta Indonesia

Sabtu, 23 Mei 2026 | 08:16 WIB

Perangai Islam Ilmiah

Sabtu, 23 Mei 2026 | 08:13 WIB

Sistem AHWA dalam Pemilihan Ketua Umum PBNU

Jumat, 22 Mei 2026 | 05:29 WIB
X