Yang tersirat: PDI Perjuangan menganggap masuknya pasal pemberian tambang seperti yang diinginkan Jokowi itu terasa tidak adil untuk golongan masyarakat yang lain.
Selanjutnya kita tidak tahu: apakah DPR kini sedang membahas usulan perubahan UU itu. Atau belum. Atau sudah. Konsentrasi kita habis untuk mengikuti perkembangan pembongkaran pagar laut di PSN PIK2.
Begitulah birokrasi. Janji diucapkan. Dikira mudah dilaksanakan. Ternyata staf yang akan melaksanakan ragu-ragu: apakah kalau dilaksanakan tidak melanggar UU. Apakah tidak akan masuk penjara.
Mereka pun diam-diam bersikap: lebih baik tunggu atasan yang memerintahkan itu tidak jadi atasannya lagi. Ulur waktu. Pura-pura ''iya, iya'' tapi tidak ''iya''. Sampai atasan tidak jadi atasan lagi.
Lalu mereka bilang: aturannya harus dibuat dulu, UU-nya harus diperbaiki dulu.
Maka saya pun sulit menjawab pertanyaan peserta festival Isra Mikraj di Miftahul Huda, Kroya tersebut.
Dari Kroya saya naik kereta api Panoramic menuju Bandung. Kereta saya berangkat dari Kroya telat 15 menit.
(Bersama istri di Stasiun Kroya)
Di dalam kereta saya hubungi teman Tiongkok yang di Jakarta. Kami janjian bertemu di Stasiun Bandung. Dia akan naik kereta cepat Whoosh dari Jakarta.
"Maafkan, kereta saya telat 15 menit. Anda tunggu saya di stasiun Bandung, atau Anda check in dulu di hotel."
Jawabnyi: "Kereta saya juga telat. Satu jam," jawabnyi.
"Anda naik kereta cepat kan?” tanya saya tidak percaya Whoosh setelat itu.
"Iya. Kereta cepat Whoosh. Banyak kereta yang telat hari ini," jawabnyi.
Panoramic telat. Whoosh juga telat. Tambang batu bara lebih telat lagi –atau bahkan tidak jadi berangkat.(Dahlan Iskan)
Artikel Terkait
HADPULMA: Tradisi Keakraban di Pesantren Unggul Salsabiila Zainia
Mutiara Pagi: Toleran (Bagian 1754)
EMOSI ADALAH INTI PENGALAMAN MANUSIA
Nono Sampono Menyebut Tiga Nama Menteri Eranya Jokowi
Germas PPA Korwil Aceh Dukung Penuh Aturan Pembatasan Medsos bagi Anak
Keadilan Sosial dan Ekonomi sebagai Penggerak Perubahan Menuju Masyarakat Adil Makmur
Khidmat Peringatan Isra Mi'raj: Memaknai Mukjizat di Masjid Jami Al-Barokah
Geram, BEM STIES MIKAR Desak Kejaksaan Negeri Kota Bekasi Usut Dugaan Korupsi Seluruh Pembangunan Sekolah
Tegline Resolusi, PAC GP Ansor Karangtengah Gelar Konferensi Anak Cabang
Ridwansah Nahkodai GP Ansor Karangtengah: Wujudkan Ideologi Kuat, Intelektual Hebat, dan Ekonomi Sehat