Di sinilah Islam harus hadir menjadi “salvation” (keselamatan) bagi manusia dan dunia dari kehancurannya. Islam harus kembali hadir sebagai solusi, sebagaimana kehadirannya sebagai penyelamat kehidupan di saat Rasulullah SAW pertama kali hadir di atas bumi ini.
Runyamnya memang ketika mereka yang harusnya membawa Islam sebagai solusi dan keselamatan, justeru menjadi bagian dari elemen penghancur dan perlu diselamatkan. Wal’iyadzu billah!
Jamaica Hills, 30 Desember 2024
Pouter Kajang di Kota New York
(Tulisan ini pernah saya publish akhir tahun 2023 lalu. Saya share kembali di akhir tahun 2024 dengan sedikit tambahan).
Artikel Terkait
Mutiara pagi: Tentang Kehidupan (Bagian 1725)
Perempuan Digdaya: Webinar BEM PTNU Jabar Serukan Kesetaraan Gender dan Perubahan Sosial
Andil PT Pupuk Indonesia Percepat sampai ke Petani
Impor Beras
Swasembada Pangan 2027
Penyakit PBP: Merusak Harmoni dan Disrupsi Sosial
Mutiara Pagi: Pintu Menuju Kebaikan (Bagian 1726)
Ketua Dekopinda Cianjur Dukung Rencana Audit Dana Hibah Dekopin
Gagasan Progresif Arip Muztabasani: Menyongsong Masa Depan BEMPTNU yang Lebih Inklusif dan Berdampak
Mutiara Pagi: Refleksi Akhir Tahun (Bagian 1727)