Nilai Dasar Pergerakan sebagai Kalimatun Sawa Warga Pergerakan

photo author
Wandi Ruswannur, Journal Nusantara
- Selasa, 8 Oktober 2024 | 05:00 WIB

Oleh : Wildan Muhamad Taqiy

Nilai Dasar Pergerakan(NDP) adalah nilai-nilai moral yang lahir dari pengalaman dan keberpihakan insan warga pergerakan dalam bentuk rumusan-rumusan yang terdapat dalam organisasi PMII. Secara historis, NDP PMII mulai terbentuk pasca independensi PMII ketika mukemas III di Bandung(1-5 Mei 1976).

A. Pengertian NDP
Nilai Dasar Pergerakan(NDP) adalah suatu sublimasi nilai keislaman dan keindonesiaan dengan kerangka pemahaman Ahlussunah Wal Jamaah yang menjiwai berbagai aturan.Islam mendasari dan menginspirasi Nilai Dasar Pergerakan ini melalui Akidah,Syariah,dan akhlak, dan PMII menjadikan ahlussunnah wal jamaah sebagai manhaj Al Fikri untuk mendekonstruksikan pemahaman agama.

B. Fungsi
Fungsi dari NDP ini adalah :
1. Kerangka refleksi (landasan berfikir)
2. Kerangka aksi (landasan berpijak)
3. Kerangka ideologis (sumber motivasi)

D. Rumusan Nilai-nilai Dasar Pergerakan
1. Tauhid
Tauhid adalah keyakinan bahwa Allah SWT adalah satu-satunya Tuhan yang menciptakan, memelihara, dan menentukan segala sesuatu di alam. Kata tauhid berasal dari kata kerja bahasa Arab wahhada-yuwahhidu-tauhiidan yang artinya menyatukan, menjadikan satu, atau menyifati dengan kesatuan.

2. Hubungan manusia dengan Allah
Hubungan antara manusia dengan Allah disebut hablum minallah dalam Islam. Hubungan ini dapat diwujudkan melalui ibadah, di mana Allah sebagai yang disembah dan manusia sebagai penyembah.

3. Hubungan manusia dengan manusia
proses interaksi yang dilakukan oleh individu untuk menciptakan keseimbangan, keserasian, dan kebahagiaan

4. Hubungan manusia dengan alam
hubungan timbal balik yang saling mempengaruhi.Manusia bergantung pada alam untuk memenuhi kebutuhan hidupnya, seperti pangan, air, udara bersih, energi, dan tempat tinggal.


Nilai dasar Pergerakan merupakan tali pengikat yang mempersatukan warga pergerakan dalam ranah dan perjuangan yang sama, untuk memberi petunjuk atau perubahan ke arah yang lebih benar dengan di landasi Ahlussunnah wal jamaah yang menjiwai berbagai aturan baik akidah, syariah, ataupun akhlak

Artikel Selanjutnya

Pentingnya Berorganisasi di PMII

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Wandi Ruswannur

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Menyiapkan Sekoci bagi Penumpang Kapal Retak

Kamis, 2 Juli 2026 | 14:04 WIB

Wahai Mentari Pagi!

Rabu, 1 Juli 2026 | 07:46 WIB

Mencegah Korupsi di Tatar Santri

Selasa, 30 Juni 2026 | 19:34 WIB

Yang Harus Digali DPRD Cianjur atas Raperda P2APBD

Minggu, 28 Juni 2026 | 09:30 WIB

Obor Hijriah Perangi Korupsi

Selasa, 16 Juni 2026 | 20:05 WIB

Sekolah Garuda dan Kasta Baru Pendidikan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 18:35 WIB

Menguji Keberanian Mengungkap Gurita Korupsi MBG

Selasa, 9 Juni 2026 | 15:57 WIB

Mengetuk Pintu Malam yang Terkunci Dosa

Selasa, 9 Juni 2026 | 06:16 WIB

Estetika sebagai Basis Etika dan Kejayaan Bangsa

Selasa, 9 Juni 2026 | 06:10 WIB
X