Rubrik Secangkir Kopi : Memilih Jalan "Kesepian"

photo author
Ridwan Mubarok, Journal Nusantara
- Rabu, 18 September 2024 | 16:12 WIB

OPINI/ JournalNusantara.com - Silent Walking kini sedang menjadi trend. Bahkan viral dan digandrungi. Padahal cuma urusan olahraga jalan kaki biasa-biasa saja halnya olahrga yang lain.

Dibedakan dengan jalan kaki biasa, silent walking itu jalan tak lebih sebagai olahraga jalan kaki tanpa distraksi apapun. Semisal, pejalan kaki bebas dari earphone pemutar musik, atau handphone.

Tapi sepenuhnya konsentrasi dengan alam. Mata dan telinga dibiarkan menyatu dengan suasana perjalanan.

Baca Juga: Rubrik Setetes Embun : Belajar Memelihara Hati !

Ya, semacam meditasi berjalan dalam kesendirian dan keheningan dalam suasana tenang. Bahkan sepi agar sepenuhnya fokus pada perasaan, napas, dan keindahan alamiah.

Menurut psikolog klinis di New Rochelle, Silent Walking tak lebih sebagai ikhtiar tentang olahraga untuk menjernihkan pikiran. Melepaskan diri dari kebisingan buatan. Sekaligus untuk menurunkan tingkat kecemasan dan depresi.

Ada-ada saja....

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Ridwan Mubarok

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Kedaulatan Pangan Dimulai dari Desa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 19:49 WIB

Mendadak Tua

Sabtu, 18 Juli 2026 | 04:47 WIB

Pagi, Aku Tak Berarti?

Sabtu, 11 Juli 2026 | 05:45 WIB

Jalan Tangguh Iran

Sabtu, 4 Juli 2026 | 12:43 WIB

Saat Regenerasi Menemukan Namanya: Isfhan

Sabtu, 4 Juli 2026 | 12:32 WIB

Menyiapkan Sekoci bagi Penumpang Kapal Retak

Kamis, 2 Juli 2026 | 14:04 WIB

Wahai Mentari Pagi!

Rabu, 1 Juli 2026 | 07:46 WIB

Mencegah Korupsi di Tatar Santri

Selasa, 30 Juni 2026 | 19:34 WIB
X