OPINI/ JournalNusantara.com - Silent Walking kini sedang menjadi trend. Bahkan viral dan digandrungi. Padahal cuma urusan olahraga jalan kaki biasa-biasa saja halnya olahrga yang lain.
Dibedakan dengan jalan kaki biasa, silent walking itu jalan tak lebih sebagai olahraga jalan kaki tanpa distraksi apapun. Semisal, pejalan kaki bebas dari earphone pemutar musik, atau handphone.
Tapi sepenuhnya konsentrasi dengan alam. Mata dan telinga dibiarkan menyatu dengan suasana perjalanan.
Baca Juga: Rubrik Setetes Embun : Belajar Memelihara Hati !
Ya, semacam meditasi berjalan dalam kesendirian dan keheningan dalam suasana tenang. Bahkan sepi agar sepenuhnya fokus pada perasaan, napas, dan keindahan alamiah.
Menurut psikolog klinis di New Rochelle, Silent Walking tak lebih sebagai ikhtiar tentang olahraga untuk menjernihkan pikiran. Melepaskan diri dari kebisingan buatan. Sekaligus untuk menurunkan tingkat kecemasan dan depresi.
Ada-ada saja....
Artikel Terkait
Mereka yang Terbuang di Tahun 60-an (1)
Miss International ke-62 Gaungkan "Sustainability in Pageantry"
Alasannya Rumah Zaman Kolonial Terasa Lebih Dingin
Horor Politik "Fufufafa"
Penelitian Ilmiah Tentang Nasab dalam Islam
Mengingat Kelahiran Rasulullah SAW-03
Mutiara Pagi: Yang Maha Pemberi Kekayaan (Bagian 1617)
Pilkada di 38 Daerah hanya Diikuti Pasangan Calon Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Tunggal
Mahasiswa Baru UIII Belum Bisa Masuk Indonesia Karena Terkendala Masalah Visa
Rubrik Setetes Embun : Belajar Memelihara Hati !