Oleh : Jacob Ereste
Petisi 100 baru saja menggelar Silaturahmi Pergerakan Petisi 100 bertema "Pulihkan Kedaulatan Rakyat" pada Rabu, 29 November 2023 di Jakarta. Kini kembali melakukan acara yang sama di Gedung PDHI, Sasonoworo, Alun-alun Utara, Yogyakarta pada Rabu, 6 Desember 2923.
Betapa pentingnya acara road show ini, dalam acara yang berlangsung di Gedoeng Joeang 45 Jakarta ini hadir diantaranya Letjen TNI Purn. Yayat sudradjat, Letjen TNI Purn. Suharyo, Mayjen TNI Purn. Deddy S. Budiman, Dr.. Anthony Budiawan, Didin S. Maolani, Rizal Fadilah, Syafril Sjofyan, Tito Rusbandi dan Dr. Marwan Batubara sebagai tokoh sentral dari gerakan yang mewakili rakyat banyak ini.
Baca Juga: Ketahanan dan Swasembada Pangan Serta Food Estate Telah Menjadi Mimpi Indah dan Harapan Rakyat
Tentu saja dalam acara tersebut hadir sejumlah tokoh nasional lainnya yang tak kalah penting memberikan masukan dan pandangannya ikhwal berbangsa dan bernegara yang dirasa sedang terancam.
Pada acara ini pun disiarkan secara luas melalui zoom meeting serta yuotube, Salwa Channel, Anti Oligarki, Bang Edy Channel dan sejumlah media sejenis lainnya yang dapat diikuti publik di seluruh tanah air.
Pada intinya gugatan Petisi 100 ini yang pertama adalah mendesak DPR RI dan MPR RI agar segera menjalankan wewenangnya seperti diatur dalam Pasal 7A UUD 1945 untuk segera memproses pemakzulan Presiden Joko Widodo sesuai mekanisme yang berlaku.
Kedua, mengajak seluruh elemen bangsa untuk secara konstitusional berjuang memulihkan kembali asas kedaulatan rakyat yang telah dirampas oleh sekelompok elite yang bernama oligarki.
Seruan dan ajakan ini, seperti yang dimuat secara meluas dalam rilis pers mengacu pada Ketetapan MPR RI No. VI/ MPR/2023 tentang Etika Kehidupan Berbangsa, dan pasal 7A UUD 1945 yang mengatur soal mundur dan pemakzulan Presiden. Pemakzulan Presiden ini juga diharap agar Pemilu 2024 dapat berjalan secara fair.
Demikian juga dengan intervensi terhadap MK hingga terjadi pelanggaran etika yang berat dilakukan Anwar Usman. Bahkan kuat dugaan adanya KKN yang melibatkan Presiden Joko Widodo sehingga merugikan keuangan negara dalam upaya memperpanjang izin usaha (IUPK) tambang Freeport hingga tahun 2061.
Acara diskusi dan silaturahmi Petisi 100, menyebutkan di Yogyakarta pada 6 Desember 2023, akan dihadiri oleh Jendral TNI Pur. Tyasno Sidarto, Mayjen TNI Purn. Sunarko, Prof. Dr. Zainal Arifin Mochtar, Dr. M. Taufiq, Syukri Fadholi, Rizal Fadilah, Gielbran M. Noor, dan Dr. Marwan Batubara.
Catatan ini menjadi penting sebagai kesaksian kegigihan Petisi 100, menggedor kesadaran kesadaran rakyat untuk peduli ikut dalam upaya bersama untuilk menyelamatkan bangsa dan negara Indonesia dari ancaman kehancuran.***
Artikel Terkait
Melalui Hari Kopi Internasional, Kang Fathur Berharap Petani Kopi Indonesia Mendapat Perhatian Khusus dari Pemerintah
Hadi Sutrisno, Kopi Satukan Negeri
Rustam Efendi Berharap Petani Kopi Cianjur Mendapat Perhatian Khusus dari Pemerintah Daerah
Wijaya Kusuma Berharap Hari Kopi Internasional Bisa Tingkatkan Nilai Jual Kopi Asal Cianjur
KPK Jalin Kerjasama dengan Lembaga Anti Korupsi se-ASEAN
Wujudkan Pemilu Sehat, RBUC dan LBH Cianjur Gelar Diskusi Publik Mengawal Proses Pelaksanaan Pemilu 2024
Hadi Sutrisno Berharap Dalam Pileg 2024, Rakyat Jangan Asal Pilih dan Paham Rekam Jejak Caleg
Firman Mulyadi Ungkap Kelebihan Wakil Putra Daerah di Parlemen Senayan
Firman Mulyadi Anak Muda Cianjur Menuju Gedung Senayan
Pengawasan Partisipatif Akan Melahirkan Pemilih Cerdas (Bag1)