Oleh : Ustadz DR. Musyaffa Ad Dariny, Lc, MA
Memang benar bahwa umur manusia di tangan Allah tapi kita misalkan saja, umur kita 60 tahun.
Jika kita tidur 8 jam setiap hari, maka dalam 60 tahun; kita telah tidur 20 tahun.
Jika kita kerja 8 jam tiap hari, maka dalam 60 tahun; kita telah kerja 20 tahun.
Baca Juga: Apakah Cessie Wajib Diberitahu Kepada Debitur ?
Masa kecil kita 15 tahun.
Jika makan kita selama setengah jam dan sebanyak 2 kali setiap harinya, maka 3 tahun umur ini kita habiskan hanya untuk makan.
Total jumlah waktu untuk tidur + kerja +masa kecil + makan =58 tahun!!
Hanya sisa 2 tahun!! dan dari dua tahun ini, berapa jamkah yang kita gunakan untuk beribadah kepadaNYA??
Baca Juga: Industri Partai Politik Dalam Kemasan Instan
Apa yang akan kita katakan kepada Allah ta’ala di hari perhitungan “Kau habiskan untuk apa umurmu?”.
Sungguh sangat berharga perkataan Mu’adz bin Jabal -rodhiallohu anhu-: “Sungguh aku mengharapkan pahala dari tidurku, sebagaimana aku mengharap pahala dari Sholat Malam ku”.
Baca Juga: Jangan Biasakan Makan Setelah Isya
Bayangkan bila kita bisa menjadikan kegiatan tidur, kerja, dan makan kita sebagai amalan yang berpahala dengan meniatkannya untuk ibadah, betapa banyaknya waktu yang bisa kita ubah untuk beribadah kepadaNya.
Artikel Terkait
Pemilihan Duta Fakultas Psikologi UIN Malang 2023 Tahap 3 Telah Digelar
Kutukan Rakyat Yang Tergusur Dari Tanah Leluhur Mereka Pasti Didengar Oleh Tuhan
Gelar Audiensi dan Hearing Dengan DPRD, Cianjur Institute Pertanyakan Anggaran Desa Manjur
Polres Karawang Laksanakan Giat Pengamanan Jalan Sehat
Penuhi Aspirasi Konstituen, Rustam Efendi Kembali Mencalonkan Diri Sebagai Caleg DPRD Cianjur Dapil 6
Makanan Yang Berpengaruh Terhadap Sistem Kekebalan Tubuh
Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep Akan Sosialisasikan Ideologi Partai Kepada Masyarakat
Industri Partai Politik Dalam Kemasan Instan
Jangan Biasakan Makan Setelah Isya
Apakah Cessie Wajib Diberitahu Kepada Debitur ?