Sehingga pemekaran ini bertujuan untuk menyusul Papua agar lebih maju seperti provinsi lainnya di Indonesia.
"Di samping luas wilayah hampir tiga kali pulau Jawa ya penduduk yang tersebar, kedua medan yang berat," jelas Tito Karnavian.
"Yang ketiga memang secara sejarah Papua baru bergabung tahun 69, sehingga ada keterlambatan pembangunan disini," sambung Tito Karnavian.
Ia menyampaikan bahwa dengan adanya pemekaran provinsi baru ini diharapkan dapat memperbaiki manajemen pemerintah agar lebih cepat.
"Kita harapkan dengan adanya provinsi baru, maka rentang kendali manajemen pemerintahan ranah publik ini akan cepat," ujar Tito Karnavian.