JournalNusantara.com - Salahsatu ciri suksesnya gelaran Pemilihan Umum adalah terjaganya netralitas aparatur negara baik ABRI, POLRI, Aparatur Sipil Negara (ASN), Tenaga Honorer dan lainnya dari praktek politik praktis.
Menyikapi hal tersebut, Wakil Menteri Agama (Wamenag) Zainut Tauhid Sa'adi meminta Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kementerian Agama (Kemenag) agar menjaga netralitasnya pada Pemilu 2024 mendatang.
"ASN harus menjaga netralitas, tidak boleh bermain di area politik praktis. Meskipun ASN memiliki hak politik, tetapi gunakan secara bertanggung jawab," kata Zainut Tauhid, Senin (17/7/2023).
Baca Juga: Mantan Wabup Indramayu Lucky Hakim Diperiksa Dittipidum Bareskrim Polri Terkait Kasus Al-Jaytun
Zainut sempat menyampaikan arahan kepada PNS di Kanwil Kemenag Nusa Tenggara Timur (NTT) baru-baru ini. Arahan ini diberi tema 'Wujudkan ASN yang Toleran dalam Perspektif Moderasi Beragama'.
"Tema ini selalu relevan dengan kondisi kekinian apalagi di dekatkan dengan tema besar program prioritas kita yang dicanangkan oleh Bapak Menteri Agama," ucapnya.
"Ada enam program prioritas yang telah ditetapkan. Pertama adalah penguatan moderasi beragama, kedua transformasi digital, ketiga revitalisasi KUA, keempat, Cyber Islamic University, kelima kemandirian pesantren dan keenam, Religiosity index." Ungkapnya.
Wamenag meminta seluruh ASN Kemenang bisa bersikap toleran dan dapat memberikan pelayanan yang adil bagi seluruh masyarakat Indonesia.***
Sumber : jawapos.com