JournalNusantara.com - Pembangunan Rumah Tahan Gempa (RTG) non aflikator atau mandiri disorot Tim Advokasi Kemanusiaan Manjur(TAKM). Berdasarkan hasil survey lapangan, pembangunan dikerjakan asal-asalan atau tak sesuai spek.
Baca Juga: Kembangkan Wirausaha Tangguh, Kemenkop UKM Gelar Pembinaan Lembaga Inkubator
Ketua Tim Advokasi Kemanusiaan Manjur Yana Nurzaman mengungkapkan pembangunan yang dlakukan secara mandiri tetapi di borongkan hasilnya tak sesuai standrad bahkan mangkrak.
Baca Juga: Alvi Wahyudin Siap Mendorong Peran Serta Masyarakat Dalam Pembangunan Cianjur
"Namanya saja Rumah Tahan Gempa tapi kualitasnya mana tahan alias asal-asalan tak sesuai standard PUPR". Ujar Yana Nurzaman dihubungi JournalNusantara.com, Sabtu (15/7/2023) pasca survey lapangan Kp. Wargaluyu dan Kp. Rawacina Desa Nagrak Kec. Cugenang.
Baca Juga: Diduga Gelapkan Dana 5 Milyar., Motivator Mario Teguh Dilaporkan ke Polda Metro Jaya,
"Tim kami akan melaporkan kondisi ini kepihak pemerintah agar dilakukan evaluasi, jangan sampai kualitas bangunan RTG merugikan warga terdampak". Tambahnya.
"Pemerintah harus melakukan pengawasan terkait pembangunan mandiri tetapi pelaksanaannya diborongkan, itu kita sebut Aflikator Non Lisensi yang kemampuannya masih diragukan." Pungkasnya.***
Artikel Terkait
Strategi Bupati Cianjur Dalam Meningkatkan Kinerja ASN
Menkeu Sri Mulyani Tegaskan PNBP 2023 Lampui Target, Dari 441,4 T Diperkirakan Tembus 515,8 T
Cegah Pemilu 2024 dari Ancaman Serangan Siber, BSSN Bentuk Satgas Pemilu 2024
Uji Coba LRT Jabodebek Gratis
Deputi IV KSP Tegaskan Tidak Ada Penundaan Jadwal Pilkada Serentak 2024
PPDB 2023 Jatim Sebanyak 29.009 Bangku SMA SMK NegeriTak Terisi, DIspendik Jatim Akan Lakukan Evaluasi
Terlilit Hutang Rentenir, ER Nekad Motor Perusahaan
Diduga Gelapkan Dana 5 Milyar., Motivator Mario Teguh Dilaporkan ke Polda Metro Jaya,
Alvi Wahyudin Siap Mendorong Peran Serta Masyarakat Dalam Pembangunan Cianjur
Kembangkan Wirausaha Tangguh, Kemenkop UKM Gelar Pembinaan Lembaga Inkubator