JournalNusantara.com - Imbas manajemen keuangan Provinsi Jawa Barat yang dinilai sangat baik membuat Pemprov Jabar akan menjadi pilot project dalam penerbitan obligasi daerah untuk membiayai pembangunan. Hal ini menjadi prestasi yang cukup membanggakan bagi masyarakat.
Gubernur Jabar Ridwan Kamil mengungkapkan, manajemen keuangan Pemprov Jabar dinilai sangat baik. Hal ini mendukung pilot project untuk mempercepat pembangunan Jawa Barat melalui sumber pendanaan obligasi daerah.
Baca Juga: Ini Waktu yang Tepat Urus Akta Kelahiran Anak
"Alhamdulillah, Jawa Barat dianggap manajemen keuangannya sangat baik. Jadi akan dijadikan pilot project untuk mempercepat pembangunan Jawa Barat melalui sumber pendanaan obligasi daerah," kata Ridwan Kamil, di Gedung Sate, Kota Bandung.
"Obligasi daerah tersebut bisa dalam bentuk obligasi daerah konvensional atau syariah. Kebutuhan pembangunan Jabar mencapai Rp 800 triliun. Dalam lima tahun, Pemprov Jabar hanya sanggup membangun infrastruktur dengan dana Rp 50 triliun. Jadi, butuh 80 tahun untuk mengejar sebuah mimpi infrastruktur menjadi paripurna." Tutur Ridwan.
"Sebagai langkah terdekat, dana yang diincar dengan skema obligasi daerah tersebut Rp2 triliun namun detailnya masih dibahas. Saat ini ada dua proyek infrastruktur yang tengah dijajaki dengan pembiayaan lewat obligasi daerah, yakni akses ke Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) dan rumah sakit untuk anggaran di 2024." Tegasnya.
Baca Juga: Pertamina Umumkan Penetapan Harga Tabung Gas Bersubsidi Kewenangan Pemerintah Daerah
Kucuran dana segar tersebut dapat mengakselerasi infrastruktur penunjang untuk Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati serta pembangunan beberapa rumah sakit. Berdasarkan hasil audiensi bersama Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, akan ada tindak lanjut rencana penerbitan obligasi atau sukuk. Butuh skema lain dalam mengakselerasi pembangunan infrastruktur, salah satunya memanfaatkan obligasi daerah." Tambahnya.
Baca Juga: Menghancurkan Pendidikan Berarti Menghancurkan Sebuah Negara
"Kalau infrastruktur dibangunnya di awal, maka dia akan mengakselerasi ekonomi yang menjadi fasilitasi infrastruktur. Untuk merealisasikan ini, Pemprov Jabar akan membuat kesepakatan bersama dengan DPRD Jawa Barat dalam mengambil keputusan. Tinggal ketok palu antara Pemprov dengan DPRD, mudah-mudahan percepatan pembangunan dapat segera tercipta." Pungkas Ridwan Kamil. ***
Sumber : radarjabar.com