nasional

Harlah ke-96 LP Ma’arif NU PBNU dan Karang Pamitran Sako Pramuka Pandu Ma’arif NU Jawa Barat 2025 Sukses Digelar

Senin, 22 September 2025 | 09:08 WIB

Journalnusantara.com, Purwakarta – Lembaga Pendidikan (LP) Ma’arif NU Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menggelar peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-96 di Kebun Anas bin Malik (ABM) Al Muhajirin 5, Purwakarta.

Rangkaian kegiatan ini dipadukan dengan Karang Pamitran Sako Pramuka Pandu Ma’arif NU Jawa Barat yang berlangsung selama tiga hari, 19–21 September 2025.

Sebanyak 182 peserta mengikuti kegiatan ini, terdiri dari pengurus Sako Pramuka Pandu Ma’arif NU Cabang dan para pembina pramuka se-Jawa Barat, dengan dukungan 32 panitia pelaksana.

Acara resmi dibuka pada Jumat, 19 September 2025, melalui upacara pembukaan yang dipimpin langsung oleh Ketua LP Ma’arif NU PBNU, Prof. Dr. H. Muhammad Ali Ramdani, M.T.

Hadir pula sejumlah tokoh penting, di antaranya Rais Syuriyah PWNU Jawa Barat Prof. Dr. KH. Abun Bunyamin, M.A., Sekretaris Jenderal LP Ma’arif NU PBNU Drs. Haryanto Ogi, Wakil Ketua Bidang Organisasi dan Hukum Sako Pramuka Pandu Ma’arif NU Nasional H. Tata Setiawan, M.Pd., Sekretaris Jenderal Sako Pramuka Pandu Ma’arif NU Nasional kak Soleh Abwa.

Lalu Ketua Saka Amal Bakti Jawa Barat H. Ohan Burhan, M.Pd., Mabi Sako Daerah Dr. Cece Hidayat, M.Si., Andalan Daerah Urusan Saka dan Sako kak Amir, Kepala Pusdiklatda Jawa Barat Dr. Awaludin Hamzah, serta Ketua Mabisako Pandu Ma’arif NU Jawa Barat Dr. Hj. Ifa Faizah Rohmah.

Dalam sambutannya, Prof. Dr. H. Muhammad Ali Ramdani menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan momentum penting memperkuat sinergi pendidikan Ma’arif NU dengan gerakan kepanduan.

“Pramuka Pandu Ma’arif NU harus menjadi kader yang berkarakter, berintegritas, dan berkhidmah untuk agama, bangsa, dan negara. Tujuan utama Karang Pamitran ini adalah meningkatkan kompetensi, kebersamaan, serta semangat pengabdian para pembina dan anggota Sako Pramuka Pandu Ma’arif NU Cabang,” ujarnya.

Ia menambahkan, kegiatan ini diharapkan melahirkan kader pembina pramuka yang mumpuni, berkomitmen, dan mampu menanamkan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah serta nasionalisme dalam setiap gerakan kepanduan.

Selain itu, Karang Pamitran juga menjadi ajang persiapan kontingen Jawa Barat untuk mengikuti Kemah Scouting for Peace and Humanity atau Kemah Kemanusiaan dan Perdamaian Internasional pada 21–26 Oktober 2025 di Pondok Pesantren An Nur II Bululawang, Malang, Jawa Timur.

Ketua Pinsako Pramuka Pandu Ma’arif NU Jawa Barat, kak Fitri Nur Rosyidah, memimpin pembahasan strategi kesiapan kontingen yang akan mengirimkan 1.000 peserta dalam kegiatan berskala global tersebut.

Selama berlangsung, suasana kegiatan terasa khidmat, penuh kekeluargaan, dan sarat nilai pendidikan karakter. Harapannya, Karang Pamitran Sako Pramuka Pandu Ma’arif NU Jawa Barat 2025 menjadi langkah strategis memperkokoh peran pramuka di lingkungan Ma’arif NU serta mencetak generasi cerdas, disiplin, dan berakhlak mulia.

Tags

Terkini