Tenggelam di Perairan Masalembo
Setelah 30 jam sejak percikan api pertama, akhirnya pada siang hari tanggal 27 Januari 1981 pukul 13.45 WITA, di tengah guyuran hujan lebat, KMP Tampomas II tenggelam sepenuhnya ke dasar perairan Masalembo. Kapal itu membawa serta 288 korban yang diduga tewas di dek bawah.
Tragedi ini merenggut total 143 jiwa yang jenazahnya berhasil ditemukan dan teridentifikasi, termasuk sang Nakhoda, Kapten Abdul Rivai, yang secara heroik tetap bertahan di kapal hingga detik-detik terakhir.
Sementara itu, 288 orang lainnya dinyatakan hilang dan ikut tenggelam bersama kapal. Dari seluruh penumpang dan awak, hanya 753 orang yang berhasil diselamatkan.
Peristiwa ini meninggalkan duka mendalam dan pelajaran berharga bagi keselamatan pelayaran di Indonesia.