PMII menegaskan bahwa pernyataan tersebut sangat berbahaya karena dapat mengikis nilai-nilai nasionalisme dan keindonesiaan. Mengubah sejarah penjajahan adalah bentuk pengingkaran terhadap perjuangan para pahlawan dan amanat para pendiri bangsa. Ini bukan sekadar soal angka, tapi menyangkut identitas dan ideologi bangsa Indonesia.
Kami mempertanyakan nasionalisme Fadli Zon dan menuntut agar ia membatalkan wacana penulisan ulang sejarah penjajahan bangsa Indonesia. Langkah tersebut jelas menyalahi tugasnya sebagai Menteri Kebudayaan.
Sebagai aktivis mahasiswa dan bagian dari PMII, kami berkomitmen untuk terus mengawal isu ini hingga wacana penulisan ulang sejarah penjajahan Indonesia resmi dibatalkan.