nasional

Penguatan Peran Guru untuk Indonesia yang Bermartabat

Senin, 25 November 2024 | 10:00 WIB
Ilustrasi, ucapan selamat Hari Guru Nasional (HGN) 2024 (Twibbonize.com)

*Problematika Guru di Persimpangan Jalan*

1. *Dedikasi vs. Kompensasi*
Guru diharapkan untuk berperan sebagai pendidik, pembimbing, fasilitator, hingga motivator. Namun, kompensasi yang diterima, terutama oleh guru honorer, sering tidak mencerminkan tanggung jawab besar yang mereka emban. Banyak dari mereka hidup dalam keterbatasan ekonomi, yang menguji ketulusan dedikasi mereka terhadap profesi mulia ini. Allah berfirman:

وَأَنْ لَيْسَ لِلْإِنْسَانِ إِلَّا مَا سَعَىٰ
"Dan bahwa manusia hanya memperoleh apa yang telah diusahakannya."
(QS. An-Najm: 39)

Ayat ini menegaskan bahwa setiap usaha manusia harus dihargai. Upaya guru dalam mencerdaskan bangsa adalah salah satu bentuk amal mulia yang selayaknya dihormati dan diapresiasi secara adil.

2. *Profesionalisme vs. Reward*
Guru seringkali dituntut untuk terus meningkatkan kapasitas dan profesionalismenya melalui pelatihan, sertifikasi, dan inovasi pembelajaran. Namun, penghargaan terhadap upaya ini tidak selalu terwujud dalam bentuk yang layak, baik dari segi finansial maupun pengakuan sosial.
Rasulullah SAW. bersabda dalam sebuah haditts:
إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ إِذَا عَمِلَ أَحَدُكُمْ عَمَلًا أَنْ يُتْقِنَهُ
"Sesungguhnya Allah mencintai seseorang yang ketika melakukan pekerjaan, ia melakukannya dengan sempurna."
(HR. Al-Baihaqi)

Hadis ini mendorong para guru untuk terus meningkatkan kualitas kerja mereka. Namun, negara dan masyarakat juga memiliki kewajiban untuk memberikan penghargaan yang sesuai atas dedikasi tersebut.

*Pentingnya Kehadiran Negara*

Negara memiliki tanggung jawab sekaligus utang yang sangat besar untuk menciptakan ekosistem pendidikan yang adil dan mendukung, termasuk penghormatan terhadap guru honorer.

Dalam Islam, pemimpin memiliki kewajiban untuk memperhatikan rakyatnya, termasuk guru sebagai pilar pendidikan.

Umar bin Khattab radhiyallahu 'anhu berkata:

لَوْ كَانَتِ الدَّوَابُّ تَشْكُرُ لَشَكَرَتِ الْمُعَلِّمَ
"Andai binatang saja tahu bersyukur, maka mereka pasti bersyukur kepada guru."

Ungkapan ini menunjukkan tingginya penghargaan terhadap guru. Negara sebagai pemimpin harus menjadi teladan dalam memberikan apresiasi kepada guru, baik melalui pengakuan status mereka maupun kompensasi yang layak.

*Relevansi Konteks Kekinian*

Di era modern, tantangan pendidikan semakin kompleks. Teknologi dan digitalisasi menuntut guru untuk terus beradaptasi. Namun, tanpa dukungan yang memadai, upaya ini menjadi beban tambahan bagi guru honorer. Mereka membutuhkan:

1. *Pengakuan status:* Perlunya regulasi yang memastikan pengangkatan guru honorer menjadi pegawai tetap dengan hak-hak yang jelas.

Halaman:

Tags

Terkini

Peringatan Dini Cuaca Ekstrem

Selasa, 5 Mei 2026 | 22:25 WIB

Polri dan TNI Bersinergi Sikat Mafia Migas

Selasa, 7 April 2026 | 17:45 WIB

Menghindari Kemacetan Puncak

Sabtu, 4 April 2026 | 10:40 WIB