nasional

Mimpi Keadilan Pegi Setiawan, Mungkinkah Si Kuli Bangunan Jadi Korban Fitnah Persekongkolan ?

Senin, 3 Juni 2024 | 17:41 WIB
Saka Tatal sebut Pegi Setiawan berbeda dengan yang ditahan di kasus Vina Cirebon (Youtube)

Kemudian, di tengah perbincangan saya melihat dengan jelas dua orang tua ringkih berumur sekira 80-an tahun berada di rumah itu. Rupa-rupanya mereka berdua adalah nenek dan kakek Pegi. Selain itu, katanya di rumah tersebut tinggal bibi Pegi juga.

Belakangan beban yang ditanggung Pegi Setiawan sedikit terangkat. Adik lelakinya, Robi Setiawan ikut kerja di Bandung. Kemudian adik nomor tiga, Lusi lulus SMA dan mendapatkan pekerjaan di kafe. Tinggal Amel yang perlu disekolahkan.

Oleh karena itu Pegi mulai berani memikirkan soal lain. Ia mulai ngegym serta tentu saja berusaha menggaet perempuan yang mau diajak menyongsong masa depan.

Akan tetapi nasib tiba-tiba berbalik arah. Kasus Vina-Eky kembali diungkit setelah penayangan film yang mengangkat peristiwa tersebut. Publik menuntut polisi secepatnya menangkap tiga DPO. Nama Pegi alias Perong kembali mengemuka.

Warganet menduga-duga, mengulik apa pun di belantara sosial media, menelusuri jejak segala macam informasi yang ditengarai mengarah pada daftar para buronan, pokoknya harus ketangkap.

Polda Jabar kemudian merilis poster DPO siluet, dengan ciri-ciri yaitu: Laki-laki berumur 30 tahun, bertempat tinggal di Desa Banjarwangun, tinggi 160 cm, badan kecil, rambut keriting, kulit hitam.

Tidak seberapa lama, akhirnya aparat menangkap Pegi Setiawan di rumah kontrakannnya di Bandung. Kartini bercerita, di hari Pegi ditangkap ia langsung berangkat ke Polda Jabar namun tidak diizinkan bertemu anaknya.

Di hari yang sama personel polisi kembali datang dan menggeledah rumahnya di Kepongpongan. Sejumlah barang disita, antara lain ijazah SD dan SMP Pegi serta kardus handphone.

Nenek Pegi yang sedari tadi menguping obrolan dari dalam kamar rupanya tidak tahan diam saja. Ia pun keluar lalu mengatakan, "Pegi enggak mungkin bunuh Vina, Mas. Dia ada di Bandung lagi kerja. Saksinya banyak. Dia enggak bakal begitu."

Wanita itu lebih tegar dari terlihat awalnya, namun saya menduga hatinya sudah kebas ditimpa kenyataan teramat keras. Lalu ia melanjutkan, "Dia anak baik, Mas. Rajin salat jamaah. Sayang banget sama keluarga, sayang sama adik-adiknya. Ngerokok ngopi aja enggak, apalagi mabok."

Sehari setelah ditangkap, Pegi Setiawan ditetapkan menjadi tersangka. Ia diancam dengan hukuman yang tidak main-main, yaitu hukuman mati. Sungguh kerja yang sangat gesit dan membanggakan. Tidak perlu delapan tahun, kan?.

Beragam komentar Warganetpun turut menimpali kisah pilu Pegi Setiawan tersebut, diantaranya komentar akun @Lambhe_Lancip: "RUPANYA POLISI BEKERJA SESUAI PERMINTAAN SEDIH MENDENGAR KISAH PILU PEGI..  KENAPA 8 TAHUN TERDIAM PAK POLISI?????? LALO CARI KAMBING HITAM PERGILAH KE PASAR HEWAN, JGN MANUSIA KO ANGGAP KAMBING...!!!!. Berikutnya komentar dari akun @sitiahmad3: "Terima kasih Mas Admin @creepylogy_dzolim banget ini -serem banget dampaknya kalau salah tangkap, memdzolimi orang yg gak bersalah,'fakta dan saksi jelas, makar manusia tidak akan ada apa-apanya kalau Allah sudah membuat makarNya." tegasnya. Selanjutnya komentar dari akun @rrnni_31: "Polisi nya yg dipikirin duit sama jabatan... hati nuraninya udah hitam mereka orang2 yg cuma mentingin orang yg berduit bukan yg tidak berduit, kan intansi pemerintahan indo emang gini cara kerjanya udah gak aneh.. tinggal nunggu karma dan hukum Tuhan saja utk mereka." pungkasnya. ***

Sumber: Twitter

 

Halaman:

Tags

Terkini

Peringatan Dini Cuaca Ekstrem

Selasa, 5 Mei 2026 | 22:25 WIB

Polri dan TNI Bersinergi Sikat Mafia Migas

Selasa, 7 April 2026 | 17:45 WIB

Menghindari Kemacetan Puncak

Sabtu, 4 April 2026 | 10:40 WIB