nasional

Uedan....Oknum Polisi Pukuli Mahasiswa di Aksi Damai Semarang, Wajah Pelaku Viral !

Jumat, 3 Mei 2024 | 20:13 WIB
Aksi massa di peringatan May Day 2024 atau Hari Buruh Internasional. (YLBHI)

Journalnusantara.com - Tindakan kekerasan kembali terulang dilakukan oleh oknum aparat kepolisian di Semarang Jawa Tengah. Hal ini seperti yang diposting oleh YLBHI-LBH Semarang melalui akun @lbhsemarang di linimasa Twitter dengan narasi "POLISI EMOSIAN GEBUK SIPIL DI AKSI SEMARANG Sekitar pukul 15.54 polisi memukul dan menyeret setidaknya lebih dari 3 orang terluka memar akibat pukulan pentungan bagian tangan leher dan dada. Biadabnya, setelah memukul justru selebrasi. Seolah bangga meluapkan emosinya kpd rakyat." twitnya. 

Tindakan kekerasan tersebut menjadi viral melalui tayangan video yang berdurasi 1 menit 9 detik pada tanggal 1 Mei 2024. Setidaknya terdapat 1,1 K komentar dan 1.9M Views. 

Masih melalui narasi yang sama dari akun peunggah, menyatakan bahwa Aliansi Masyarakat Sipil Jawa Tengah yang terdiri dari mahasiswa, buruh, jurnalis, dan elemen lain menggelar aksi hari buruh dan hari pendidikan nasional di depan gerbang DPRD Jawa Tengah. Tindakan represif oleh aparat menandakan bahwa negara tidak mempunya keberpihakan kepada rakyat yang menyampaikan kebenaran. Maka, hanya ada satu kata, LAWAN!!!.

Masih menurut akun pengunggah meyatakan bahwa Daripada peristiwa di atas menjadi sangat jelas akan gambaran polisi di Indonesia yang tidak paham hukum tapi menegakkan hukum. Hal ini juga menggambarkan bahwa aset negara lebih penting dilindungi daripada tuntutan rakyat dan rakyat itu sendiri. 

Beragam komentarpun bermunculan sebagai tanggapan aksi represif oknum Kepolisian tersebut. hal ini seperti yang dikemukakan oleh akun @IQ7_Official: "Mungkin polisinya lagi gabut jadi pingin gebukin masa. Tapi kan aneh juga liat ada yang lempar lempar barang ke pak pol, aneh aja gitu.. polisi manusia, masa juga manusia, kalau ada aksi ada juga reaksi, kalau ada yang bikin rese alhasil di gebukin.. hmmm menarik." tulisnya. Kemudian akun milik Afandi Putra melalui akun pribadinya @afandiputra31: "Mantab boss penggiringan opininya,  Setau gw hukum aksi dan reaksi itu real di lapangan. Demo damai polisi ya cuman mantengin, kalau demo dah mulai anarkis ya di gebukin. Apalagi sampai lempar batu atau benda lainnya. Siap anarkis siap juga tanggung resiko." tuturnya tegas. 

Lantas lanjut dengan komentar dari adi_athoed melalui akun @athoed_2471: " Beraninya karena pakai seragam dan banyak kawan2nya, biar dibilang jagoan sama kawan2nya, itupun kalau sama rakyat kecil yg tak bisa melawan. Giliran ketemu koruptor lansung hilang beringasnya..." sindirnya. Lanjut akun @drxannn_: "Menurut gw tiap polisi di bagian dada nya harus ada cctv sih,kek polisi amerika.fungsinya ya untuk ngerekam situasi yang ada, dan menilai tindakan yang diambil polisi itu sudah tepat atau belum,bisa jg menilai tingkat ancaman yg dihadapi polisi,hrs dilumpuhkan atau tidak (pistol)." tandasnya. ***

Sumber: Twitter

Tags

Terkini

Peringatan Dini Cuaca Ekstrem

Selasa, 5 Mei 2026 | 22:25 WIB

Polri dan TNI Bersinergi Sikat Mafia Migas

Selasa, 7 April 2026 | 17:45 WIB

Menghindari Kemacetan Puncak

Sabtu, 4 April 2026 | 10:40 WIB