“Data ini kemungkinan masih terus bertambah ya,” ujar Zulkarnain kepada awak media pada Kamis, 13 Agustus 2026.
Baca Juga: Cahaya Al-Muhajirin Pepabri Gunteng: Keangkuhan sebagai Sikap Tercela (Bagian 49)
Para siswa tersebut dilarikan ke Rumah Sakit Efarina Berastagi, RSU Amanda Berastagi, Rumah Sakit Kabanjahe, dan Puskesmas Berastagi.
Kepala BGN: Kasus Keracunan Langsung Suspen
Sementara itu, Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono mengungkapkan bahwa akan melakukan investigasi pada dapur terkait.
“Pokoknya kita cek, dapur kita suspen, kemudian Kepala SPPG-nya kita copot,” ujar Sudaryono kepada wartawan saat ditemui di Kantor Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Jakarta pada Kamis, 13 Agustus 2026.
Kasus keracunan yang muncul usai aturan label ompreng mengenai waktu makan, Sudaryono mengungkapkan akan turut menyelidiki hal tersebut.
“Nanti aku cek, apakah dia sudah ada labelnya atau belum, apa segala macam akan kita cek, kita investigasi. Tapi yang jelas semua keracunan itu kita langsung suspensi dapurnya, kita copot kepala SPPG-nya, kita investigasi.” lanjutnya.
“Kemudian kalau perlu, kalau dia memang secara ada kesengajaan unsur ini unsur itu ya kepala SPPG-nya pun bisa kita pecat, dapurnya kita tutup permanen,” tukasnya.
Artikel Terkait
Serdik Sespimmen Polri Tinjau Aktivitas Ekonomi Warga di Cianjur
MC yang Buat Tantangan Hafalan Al-Quran Ditukar Miras, Kini Rumahnya Digeruduk Massa
Febrie Adriansyah Ogah Kematian sang Karumga Dikaitkan Kasus Korupsi usai Kini Jenazah Sutrimo Diekshumasi
Cinta Bidadari Langit Siap Melenggang di Moka Jabar: Ini Baru Permulaan!
Innalillahi, Hj Enung Solihah Sesepuh Ponpes Al Musri Cianjur Wafat
Keren, Kaprodi PMI UIN Bandung Giat Edukasi Pertanian Berbasis Potensi Lokal Desa Sagarahiang
Mutiara Pagi: Ketika Jalan Mulai Berliku (Bagian 2300)
Gandeng BNNK, KKN 02 Mekarwangi IAI Al-Azhary Cianjur Gelar Seminar Edukasi Bahaya Narkoba
Cahaya Al-Muhajirin Pepabri Gunteng: Keangkuhan sebagai Sikap Tercela (Bagian 49)
Mutiara Pagi: Lentera (Bagian 2301)