Muswil VII KAHMI Jabar Memanas dan Dinamis, Tujuh Presidium Terpilih Periode 2026–2031

photo author
Ridwan Mubarok, Journal Nusantara
- Minggu, 9 Agustus 2026 | 20:01 WIB
Foto : Pemilihan Presidium pada MUSWIL VII KAHMI Jawa Barat, Jumat (7/8/2026), di Hotel Grand Asrilia Kota Bandung, bukan sekadar proses pergantian kepemimpinan organisasi, tetapi juga pertarungan gagasan, jejaring, pengalaman, dan representasi berbagai kekuatan alumni HMI di Jawa Barat.
Foto : Pemilihan Presidium pada MUSWIL VII KAHMI Jawa Barat, Jumat (7/8/2026), di Hotel Grand Asrilia Kota Bandung, bukan sekadar proses pergantian kepemimpinan organisasi, tetapi juga pertarungan gagasan, jejaring, pengalaman, dan representasi berbagai kekuatan alumni HMI di Jawa Barat.

Dinamika yang muncul sepanjang proses pemilihan menunjukkan bahwa MUSWIL bukan sekadar forum seremonial. Ia menjadi arena deliberasi organisasi untuk menentukan arah KAHMI Jawa Barat dalam menghadapi perubahan sosial dan politik yang semakin kompleks.

Setelah presidium terpilih, kini menanti Kerja Nyata “Jawa Barat Istimewa”. Tema “Transformasi Keumatan Menuju Jawa Barat Istimewa” mulai memasuki fase pembuktian. Tujuh presidium terpilih akan menghadapi pekerjaan besar: bagaimana mengubah energi kontestasi menjadi energi kolaborasi, mengubah jejaring alumni menjadi kekuatan produktif, dan mengubah gagasan transformasi keumatan menjadi program yang dapat dirasakan masyarakat.

Artinya, transformasi keumatan tidak cukup diterjemahkan melalui jargon. Ia membutuhkan keberpihakan pada pendidikan, pemberdayaan ekonomi umat, penguatan sumber daya manusia, pengembangan teknologi dan inovasi, penguatan kehidupan keagamaan yang moderat, serta kontribusi nyata dalam pembangunan Jawa Barat. Pada titik inilah legitimasi organisasi atas tujuh presidium terpilih akan diuji.

MUSWIL VII telah selesai memilih tujuh presidium. Kontestasi telah berakhir, tetapi pekerjaan besar justru baru dimulai. Lima tahun ke depan akan menjadi ruang pembuktian apakah keberagaman latar belakang tujuh presidium mampu disatukan menjadi kekuatan kolektif untuk membawa KAHMI Jawa Barat lebih adaptif, kolaboratif, dan transformatif.

Dari arena musyawarah menuju kerja nyata. Dari konsolidasi alumni menuju kontribusi keumatan. Dan dari mandat organisasi menuju cita-cita besar menghadirkan Jawa Barat yang istimewa, berkeadaban, maju, dan berdaya saing. ***

 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ridwan Mubarok

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X