Ia menegaskan, BEM PTNU Cianjur meminta DPKHP bertanggung jawab atas seluruh persoalan yang ditemukan dalam Program Pusat Peternakan Terpadu.
"Kami meminta DPKHP bertanggung jawab atas seluruh persoalan yang kami temukan. Jika tidak ada keseriusan untuk menyelesaikannya secara terbuka dan akuntabel, kami tidak akan segan melaporkan dugaan penyimpangan ini kepada Aparat Penegak Hukum pada tingkat yang lebih tinggi serta lembaga pengawas yang berwenang agar dilakukan pemeriksaan secara menyeluruh sesuai ketentuan hukum yang berlaku."
BEM PTNU Cianjur menegaskan komitmennya untuk terus menjalankan fungsi kontrol sosial sebagai representasi mahasiswa dan masyarakat demi mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, akuntabel, serta bebas dari praktik penyimpangan. Mereka memastikan akan terus mengawal proses ini hingga seluruh persoalan memperoleh kejelasan dan pertanggungjawaban kepada publik.
Artikel Terkait
DPMPTSP Cianjur Pastikan Investor Libatkan UMKM dan Tenaga Kerja Lokal
FOKSI Cianjur Soroti Permasalahan Dapur MBG Garuda Mandiri di Cibeber
Kronologi Temuan 995 Pucuk Senpi hingga VCD Porno di Sekolah Swasta Jaksel, Diduga Milik Eks Ketua Yayasan
Selain Tembakan di Kepala, Tubuh Winda Lorenza Punya Luka Memar hingga Goresan
Nakes Norma Zahara yang Hina Almarhum Pasien BPJS Yurizal, Anak Pejabat DPRD
Dosen Ilmu Komunikasi Universitas Dian Nusantara: Kepercayaan Publik Jadi Kunci Keberhasilan Pemerintah Tangkal Disinformasi
Keren, MTs Al Hudy Denpasar Laksanakan Cek Kesehatan Gratis bagi Siswa dan Guru
Pemkab Cianjur Arahkan Investasi ke Hilirisasi Pertanian dan Pariwisata
Investasi Asing Kuasai 82 Persen Realisasi Penanaman Modal Cianjur
Sinergi KKN Kelompok 8 IAI Al-Azhary Cianjur, bersama Alam Sunda Salurkan Bantuan Bagi Anak Yatim di Desa Murnisari