Secara rinci, Bambang juga menyebutkan hilangnya perangkat perekam CCTV, serta kunci gerbang dan kunci ruangan milik Yayasan Dunia Berkah Mandiri.
Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dan penyelidikan, Tim Opsnal Polsek Ciputat Timur memperoleh informasi mengenai adanya pihak yang menawarkan ompreng hasil curian.
"Tim mendapatkan informasi bahwa ompreng tersebut ada yang menawarkan oleh orang berinisial DH alias Bucek," terang Bambang.
Sempat Bungkam, namun Akhirnya Mengaku
Dalam pengembangan penyelidikan kasus ini, TRS disebut sempat bungkam saat diperiksa polisi.
Meski sempat bungkam, tersangka akhirnya mengakui mencuri barang-barang di dapur SPPG bersama tiga rekannya, yakni GZ alias Elub, DK alias Ole, dan H.
"Awalnya TRS bungkam, tapi akhirnya dia mengaku mengambil barang-barang di SPPG tersebut dengan dibantu oleh teman-temannya," beber Bambang.
Hingga saat ini, TRS bersama 2 rekannya telah ditahan di Polsek Ciputat Timur.
Ada pun 1 orang terduga pelaku lainnya yang berinisial H masih dalam pengejaran pihak kepolisian.
Sampai berita ini terbit, belum diketahui secara pasti terkait alur penjualan barang hasil curian dan kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat.***
Sumber : Promedia Grup
Artikel Terkait
Hellonjajanbtg Kembali Berinovasi, Hadirkan Ketan Susu Kekinian dengan Sentuhan Cita Rasa Gen Z
Dukungan Disdikpora Cianjur pada Program SI-GAPURA Jabar untuk Pendidikan Daerah Terisolasi
Mutiara Pagi: Yang Tertunda (Bagian 2285)
Pemerintah Apresiasi Kinerja BRI Salurkan KUR Perumahan, Fokus Jadi Penggerak Program 3 Juta Rumah
Kapolda Jateng Lantik 22 Pejabat Baru, Tegaskan Komitmen Profesionalisme dan Pelayanan Masyarakat
SPPG Sulaimaniyah Cianjur Gandeng UMKM Lokal untuk Pasokan Bahan Baku Makan Bergizi Gratis
Peserta Cabang Tilawah Dewasa Rampungkan Tahapan Lomba MTQH ke-48 Cianjur
Jelang Kunjungan Presiden Prabowo ke Wonotunggal, Ribuan Personel Gelar Apel Pengamanan
Diduga Oknum Guru Lakukan Pelecehan Seksual di SMAN 1 Solok, Siswa Bentangkan Banner ‘Stop Penyimpangan’
Hidroponik Sumbu Jadi Solusi Bertani di Perkotaan, Di Lahan Sempit Pun Bisa