Kutuk Aksi Keji KKB, Menkopolkam Tegaskan Tindakan Hukum Paling Tegas

photo author
M Wawan, Journal Nusantara
- Sabtu, 4 Juli 2026 | 14:34 WIB
Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan RI, Jenderal TNI Purnawirawan Djamari Chaniago, menyatakan kecaman keras atas aksi pembakaran KKB. (FOTO: Ist)
Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan RI, Jenderal TNI Purnawirawan Djamari Chaniago, menyatakan kecaman keras atas aksi pembakaran KKB. (FOTO: Ist)

JOURNALNUSANTARA.COM, JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan RI, Jenderal TNI Purnawirawan Djamari Chaniago, menyatakan kecaman keras atas aksi pembakaran armada penerbangan sipil serta tindakan brutal yang menewaskan seorang pilot maskapai Associated Mission Aviation atau AMA.

Insiden berdarah yang mengguncang wilayah pedalaman tersebut diduga kuat dilakukan oleh kelompok kriminal bersenjata atau KKB di tanah Papua.

Melalui keterangan resmi, Kepala Biro Humas, Data, dan Informasi Kemenko Polkam, Brigjen TNI Honi Havana mengonfirmasi bahwa otoritas pusat terus memantau dinamika di lapangan secara berkala sejak laporan pertama diterima.

Pihaknya langsung mengoordinasikan langkah-langkah strategis bersama jajaran TNI, Polri, serta kementerian dan lembaga terkait guna menangani dampak pembakaran pesawat jenis AMA PK-RCY Nomor Seri 923 tersebut di Bandara Perintis Ipdeheik, Kampung Balinggama, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan.

Pemerintah memberikan penghormatan serta apresiasi setinggi-tingginya kepada para personel TNI, Polri, dan semua unsur yang bergerak cepat di area konflik.

Berkat kesigapan tim gabungan di medan yang berat, jenazah sang pilot berhasil dipindahkan dari lokasi kejadian dengan aman demi memberikan penghormatan terakhir yang layak bagi mendiang.

Brigjen TNI Honi Havana menyampaikan bahwa petugas di lapangan telah berhasil mengevakuasi jasad korban pada Jumat pagi waktu setempat.

Dirinya menjelaskan, pergerakan tim dilakukan sekitar pukul 09.00 WIT untuk membawa mendiang Nicholas F. Goselin yang menjadi korban dalam serangan udara tersebut.

Saat ini, jenazah pilot penerbangan perintis itu sudah berada di Rumah Sakit Tentara Timika guna menjalani proses penanganan medis lanjutan.

Berdasarkan rencana operasional, Komando Operasi TNI Habema akan segera melakukan serah terima jasad korban kepada pihak manajemen PT AMA untuk selanjutnya diterbangkan menuju Jakarta.

Kemenko Polkam menegaskan dengan sangat jelas bahwa negara tidak akan memberikan ruang atau toleransi sedikit pun bagi segala bentuk terorisme dan kekerasan di bumi Papua.

Negara memandang serangan terhadap fasilitas transportasi udara bukan sekadar tindak kriminal biasa, melainkan ancaman langsung terhadap jalur logistik utama yang menjadi tumpuan hidup masyarakat lokal.

Pihak kementerian memastikan akan terus mengawal jalannya penyelidikan agar aparat penegak hukum dapat membongkar jaringan pelaku di balik teror ini.

Dorongan kuat diberikan kepada Satgas TNI-Polri untuk melakukan tindakan hukum yang konkret, tanpa kompromi, dan terukur secara menyeluruh.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: M Wawan

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X